VaSung, DPD TMP Sulut dan PWS Gotong Royong Cegah Penyebaran Virus Corona di Minut

AIRMADIDI, MANADONEWS.CO.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Vanda Sarundajang (VaSung), melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menjawab aspirasi masyarakat Minahasa Utara (Minut) untuk melakukan edukasi, penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan hand sanitizer.

Ketua Tim Satgas Covid-19 VaSung, Torry Kojongian menyampaikan, kegiatan ini murni menjadi komitmen pribadi VaSung yang peduli terhadap kemanusiaan dan aksi ini dilakukan berkelanjutan.

“Kami tim bekerja tanpa kenal lelah sesuai petunjuk dan arahan langsung Ibu VaSung. Aksi sosial kemanusiaan ini sudah berlangsung sejak akhir bulan Maret lalu, guna membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Sulawesi Utara.” tandas Kojongian.

Kegiatan penyemprotan disinfektan dan pembagian amasker serta hand sanitizer, kata Kojongian, termasuk menyasar rumah pasien positif, PDP dan ODP.

Lanjutnya, kegiatan yang membantu meredam keresahan masyarakat ini dilakukan oleh tim dimulai dari perumahan Kawangkoan Kalawat, Sukur, Lembean hingga Kauditan.

“Tim Satgas Covid-19 VaSung di Kabupaten Minut ini bergotong royong bersama DPD Taruna Merah Putih Sulut dan Patuarian Wenas Sulut (PWS) yang diwakili oleh Sekretaris PWS Mercy Wenas yang juga Tim VaSung di Minut,” tuturnya.

Baca Juga:  Dibuka Richard Sualang, Legislator Manado Sosialisasikan 5 Perda di Malalayang

Selama penyemprotan ini hal-hal yang di edukasi Tim kepada masyarakat Minut melalui pengeras suara.

“Mari kita cegah virus corona dengan berdiam diri di rumah saja kalau tidak penting untuk keluar rumah, memakai masker, menghindari kerumunan orang, menjaga jarak aman di tempat tempat umum, cuci tangan sesering mungkin, mandi dan berganti baju setiap kali tiba di rumah, tidak menyentuh mulut, mata dan hidung dengan tangan apabila tangan belum bersih,” ujar tim.

” Kalau diketahui ada pasien positif Covid, PDP, ODP di sekitar pemukiman, tetangga, ingat bahwa bukan orangnya dan keluarganya yang harus dijauhi, tapi penyakitnya, jadi jangan memberikan stigma negatif atau mengucilkan,” kata Tim secara bergantian menyuarakan.