Joune Ganda Bicara Tentang Sosok Pramono Anung Wibowo

JAKARTA, MANADONEWS.co.id- Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung hari ini, Kamis (11/6/2020) genap berusia ke-57.

Sebagai salah seorang pejabat tinggi negara dan senior dalam tubuh Partai Politik PDI Perjuangan, hampir seluruh pejabat negara dan politukus dan kerabat dekat memberikan ucapan selamat dengan berbagai cara.

Salah seorang Kerabat dekat Mas Pram, sapaan akrab Pramono Anung Wibowo adalah Joune Ganda, SE juga turut menyatakan ucapan selamat ulang tahun kepada mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.

“Mas Pram itu sosok pekerja keras yang pernah saya kenal”ujar Joune Ganda, SE kepada media ini, Kamis (11/6/2020).

Menurut Joune, sejak berkenalan bahkan diterima masuk dalam keluar
ga besarnya, dia melihat sosok Mas Pram adalah seorang pemimpin berintegritas tinggi dan tegas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh negara.

“Sejak berkawan dengan Mas Pram, beliau selalu memperlihatkan sikap seorang pemimpin yang memiliki komitmen tinggi dengan loyalitas tinggi kepada pimpinannya.”kata Owber Raewaya group itu.

Joune menjelaskan, Pramono yang dikenal sebagai politisi senior PDIP ini menjalani karir sebagai politikus merangkak dari bawah bersama partai besutan Megawati Soekarnoputri.

Katanya, Kali pertama terjun ke kancah politik, Pramono bergabung di PDIP dan menjadi anggota pada tahun 1998. Setelah itu Karirnya merangkak naik pada tahun 2000 ketika ia menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP PDIP. Tahun 2005.

Baca Juga:  Tim Cyber Troops Polres Talaud Ciduk Oknum Mahasiswa Pengunggah Gambar Filipina di Medsos

“Selaku Sekjen saat itu, Pramono bertugas menggerakkan roda partai hingga ke daerah-daerah.Pramono menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen PDIP) pada 2005. Dia menjadi penggerak untuk memastikan partai bekerja memenangkan Megawati dalam Pemilu 2009.”kata Joune.

Joune menuturkan, kemampuan komunikasi politik Pram adalah yang terbaik, dimana lawan politik pun menjadi kawan bagi Pramono. Hal itu membuat ia amat dihormati oleh rekan-rekannya di parlemen. Contohnya, ketika PDIP menjadi satu-satunya partai opisisi di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyno, Pramono justru menjadi jembatan untuk mendamaikan kubunya dengan koalisi Prabowo.

Padahal Kala itu, PDIP hendak membentuk kekuatan tandingnan di parlemen, tapi langkah itu ditentang Pram. Pram memilih melobi dan berhasil DPR tidak lagi terbelah dua.

Joune menambahkan, dalam konteks berpolitik, Pramono banyak memberikan wejangan tentang kearifan dan strategi dalam dunia politik saat ini.

“Pak Pramono itu salah seorang tokoh politik senior ahli Lobby yang telah banyak malang malintang dalam panggung perpolitikan di Indonesia.”ujarnya.

Untuk ujar Ketua Pengprov GABSI Sulut, secara pribadi dan keluarga dia sangat bersyukur atas persahabatan yang telah terjalin akrab dan kekeluargaan selama ini dengan keluarga besar Pramono Anung Wibowo.

Baca Juga:  Penyaluran ADD Tahap Satu, Tunggu Penetapan Perdes Tentang APBDes

“Yang pasti pak Pramono ini bagi saya adalah sosok sahabat seperti saudara jadi kami berdua dan keluarga besar saling sharing dan mendukung serta yang terpenting adalah nyaris tidak ada batas apapun diantara kami.”ujarnya.

Lebih jauh Joune Ganda menambahkan, dalam perjalanan pemerintahan Presiden Jokowi hingga periode kedua ini, sebagai seorang sekretaris tentunya pikiran, ide serta sikap negarawan Pramono banyak menjadi landasan kebijakan secara nasional.Tidak heran jika dalam kalangan Parlemen Pramono di juluki sang Peloby ulung.

“Layaknya seorang sekretaris sosok Pramono telah menjalankan fungsi manajerial dan leadership yang tegas, cekatan dan kreatif serta loyalitas tinggi.”tandas calon PDI Perjuangan untuk Bupati Minut ini sambil menambahkan kepiawaian dan keahlian Pramono di istana diharapan dapat menjadi jembatan antara Jokowi, DPR serta partai politik dalam mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi kepada masyarakat.

Kedekatan dan nuansa kekeluargaan antara keluarga besar Pramono Anung Wibowo dan keluarga besar Ganda Davega sangat terjalin erat, dimana hampir semua hajatan keluarga mereka saling menghadiri. (nando)

=Tentang PRAMONO ANUNG WIBOWO=

Pramono yang dikenal sebagai politisi senior PDIP ini menjalani karir sebagai politikus merangkak dari bawah bersama partai besutan Megawati Soekarno.

Kali pertama terjun ke kancah politik, ia bergabung di PDIP dan menjadi anggota pada tahun 1998. Karirnya merangkak naik pada tahun 2000 ketika ia menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP PDIP. Tahun 2005, Pramono Anung naik jabatan menjadi Sekretaris Jenderal PDIP. Sebagai Sekjen PDIP, ia bertugas menggerakkan roda partai hingga ke daerah-daerah.

Baca Juga:  Polda Sulut Kerahkan Tim SAR Bantu Warga

Pramono Anung yang lahir di Kediri, Jawa Timur 1963 ini pernah menempuh pendidikan sarjana di Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM) Pada 11 Januari 2013, Pramono resmi menyandang gelar doktor Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Padjajaran.

Pramono mengawali kariernya dengan menggeluti dunia bisnis dengan banyak memangku posisi penting, misalnya direktur di PT. Tanito Harum (1988-1996) dan PT. Vietmindo Energitama (1979-1982), serta komisaris di PT. Yudhistira Haka Perkasa (1996-1999). Karier politiknya dirintis dari bawah dengan bergabung menjadi anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pramono yang merupakan pengusaha ini memiliki alasan terjun ke politik. Selain jam terbang, jaringan, pemahaman berpolitik, serta komunikasi politik handal yang akhirnya mampu mengantarkan Pram menjadi menteri yang bertugas menjadi penghubung Presiden dan publik, termasuk DPR. Sehingga wajar jika Jokowi beranggapan bahwa Pram ini sosok yang identik sebagai pelobi ulung.(***)