Bawaslu Sulut Optimis Pilkada 2020 Terlaksana Sesuai Protokol Kesehatan

MANADO,Manadonews.co.id-.Di tengah Pandemi Covid-19 yang belum meredah penyelenggara pemilu harus siap dan optimis dengan segala situasi dalam melaksanakan Pilkada yang berkeadilan.

Pengawas pemilu menghadapi dilema. Di sisi lain harus mengawasi Pilkada pada 9 Desember 2020 dan  harus menjaga keselamatan jiwa dari covid-19. Seperti di ketahui ada 270 daerah yang akan menggelar Pilakda. Terdiri dari 9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota yang siap menyelenggarakan Pilkada

Kualitas Pilkada 2020 yang harus tetap terjaga oleh pengawas pemilu, akibat dari pelaksanaannya dalam masa pandemi virus covid-19.

Menurut Anggota  Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu saat ditemui di Kantor Bawaslu Sulut Rabu (17/6/2020) menyebutkan optimisme pengawas pemilihan diharapkan bisa memenuhi lima faktor pemilihan yang demokratis yang di gunakan saat ini. Aturan saat pandemi Covid-19 tidak sama dengan kondisi normal. dasar hukum yang jelas adalah faktor utama pemilihan berkualitas.

“Harus jelas, dasar pemilihan sekarang Maka harus ada penyesuaian aturan teknisnya
dan Bawaslu  tetap konsisten dalam menjalankan kerja-kerja yang disesuaikan  kondisi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan sambil berdoa agar tetap dalam lindungan Tuhan semua jajaran pengawas dan masyarakat dalam keadan baik dan di jauhkan dari wabah Corona,” ujar Pangellu.

Baca Juga:  SWM: Makagansa - Silangen Pantas Pimpin Sangihe 5 Tahun ke Depan

Lanjutnya menambahkan Bawaslu telah menjalankan kerja-kerja yang disesuaikan dengan kondisi Covid-19. Dia mencontohkan program Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) secara daring.

“Kemudian, program dilanjutkan program  Pengawasan Pemilu dan lain-lain. Penyeseuaian pengawasan dan penanganan pelanggaran sehingga kualitas tetap terjaga,” jelasnya.
(Ben)