Komplotan Curanik Antar Kota tak Berkutik Ditangan Tim Gabungan

SULUT,Manadonews.co.id-.Timsus Maleo Polda Sulut bersama Tim Resmob Polsek Maesa Bitung dan Tim Resmob Polres Minahasa Utara berhasil membekuk komplotan curanik (pencurian barang elektronik) antar kota, Jum’at (10/07/2020).

Komplotan ini terdiri atas tiga tersangka pria. Yaitu AR (20), warga Candi, Maesa, RA (23), warga Bitung Timur, Maesa, serta FL (22), warga Parigi Tofor, Bitung.

Ketiganya ditangkap berdasarkan laporan polisi yang masuk di Polres Minahasa Utara, Juni lalu.

Dalam penyelidikan, tim mencurigai tersangka yang memiliki 14 buah hand phone dan diperjualbelikan kepada masyarakat.

Timsus Maleo dipimpin Ipda Firman Rinaldi berkolaborasi dengan Tim Resmob Polsek Maesa dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Tuegeh Darus dan Tim Resmob Polres Minahasa Utara dipimpin Ipda Dewo Deddi kemudian melakukan penyelidikan mendalam.

Para tersangka akhirnya berhasil diringkus di Jalan Raya Kelurahan Bitung Tengah Lingkungan VII, Kecamatan Maesa, Kota Bitung. Tim gabungan juga mengamankan barang bukti berupa 7 buah hand phone berbagai merek.

Informasi diperoleh, komplotan ini beraksi di wilayah Manado, Minahasa Utara dan Bitung, biasanya pada dini hari. Modusnya, mencuri hand phone milik sopir yang beristirahat di dalam mobil yang terparkir di tepi jalan. Dalam kasus ini, mereka telah beraksi lebih dari 50 kali.

Baca Juga:  Persoalan Minahasa Merdeka, Bukan Artian Pisah Dari NKRI

Selain itu, komplotan tersebut juga menyasar beberapa rumah kost. Untuk melancarkan aksinya, para tersangka berpura-pura sebagai anak kost yang pulang larut malam, kemudian melakukan pencurian. Selain curanik, komplotan ini juga mencuri tabung LPG.

Sementara itu Katimsus Maleo Polda Sulut, Kompol Prevly Tampanguma membenarkan penangkapan tersebut.

“Para tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Polres Minahasa Utara. Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya.
(***/tim mn)