Tiga Kelurahan di Bitung Masuk Zona Merah, Gugus Tugas Terapkan Prevelensi Rate

BITUNG,MANADONEWS.co.id- Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban didampingi Wakil Walikota Maurits Mantiri, Kapolres Bitung dan Kajari Bitung melaksanakan konfrensi pers Gugus Tugas Covid-19 Kota Bitung, bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota, Selasa (14/7/2020).

Kegiatan Konfrensi pers ini dilaksanakan secara virtual melalui akun fan page Facebook Kota Bitung, yang ditujukan ke seluruh masyarakat Kota Bitung.

Wali Kota Bitung Bitung Maximiliaan Jonas Lomban mengatakan bahwa kegiatan Konfrensi pers yang dilaksanakan setelah rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung ini menyampaikan beberapa hal penting menyusul meningkatnya secara drastis pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bitung, bahkan sejumlah kecamatan dan kelurahan sebelumnya nol kasus positif, kini sudah ada warga yang terjangkit.

“Data terakhir pada hari Senin 13 Juli 2020, jumlah warga Kota Bitung yang positif Covid-19 sudah mencapai 103 orang, padahal dua minggu sebelumnya hanya 36 orang. Artinya dalam rentang 14 hari terdapat kenaikan 186 persen.”ujar Lomban.

Dia menjelaskan, jumlah warga Kota Bitung yang meninggal akibat Covid-19 juga meningkat dari 2 orang menjadi 6 orang. Kenaikan 200 persen kematian ini, menjadikan Case Fatality Rate atau angka kematian akibat Covid-19 di Kota Bitung sebesar 6,06 persen dimana angka ini melampaui angka Nasional yang hanya 4,76 persen.

Baca Juga:  Pembunuh Nenek Pateten Akhirnya Ditembak

Untuk itu kata Lomban, guna mengantisipasi hal tersebut, tim Gugus Tugas Covid -19 Kota Bitung, menerapkan metoda penilaian wilayah Prevalensi Rate (PR). PR adalah angka kejadian suatu penyakit pada satu daerah pada kurun waktu tertentu.

Menurutnya, Dengan metoda PR, Tim Gugus Kota Bitung dapat mengkategorikan wilayah-wilayah menjadi Zona dengan tingkat kerawanan yang berbeda – beda yakni Zona Merah – Kuning – Biru dan Hijau yang akan mengindikasikan tingkat kerawanan penyebaran COVID-19 di setiap wilayah.

Lomban menegaskan, saat ini ada 3 (tiga) kelurahan yang masuk Zona Merah dengan prevalensi lebih dari atau sama dengan 0,1 yaitu Kelurahan Pakadoodan, Kadoodan, Apela 2. Kategori kuning ada 13 kelurahan prevalensi 0,05 hingga 0,09, Kategori biru ada 13 kelurahan dengan prevalensi 0,01 hingga 0,04 dan 40 kelurahan lainnya yang masih masuk Zona Hijau dimana belum ada pasien terkonfirmasi positif di kelurahan-keluarahan tersebut.

“Naiknya jumlah kasus positif di Kota Bitung selama ini memang akibat masih banyak warga yang tidak disiplin mengikuti Protokol Kesehatan, seperti tidak menggunakan masker, tidak sering mencuci tangan pakai sabun dan tidak menjaga jarak dalam segala aktivitas ,” ujar Lomban

Baca Juga:  Momentum Pergantian Tahun, Prajurit Yonmarhanlan VIII Bitung Gelar Istiqosah dan Doa Bersama

Dia menambahkan pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat Kota Bitung agar mematuhi Protokol Kesehatan, karena dengan bertambahnya jumlah warga positif Corona ini, tentu akan mengancam keselamatan warga lain yang sudah berbulan-bulan susah payah patuh dan disiplin pada aturan Kesehatan.(nando)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
986 votes

This will close in 10 seconds