Beredar 2 Versi Meninggalnya VM, Sangadi Desa Diat Ajak Warga Menahan Diri

BOLMONG,MANADONEWS.CO.ID,-Kasus meninggalnya VM warga langowan, sempat menghebohkan warga desa diat dan desa tandu.


Bukan hanya itu saja, kasus ini pun hingga kini masih menimbulkan misteri. Pasalnya ada yang mengatakan korban dibunuh tetapi ada pula warga yang mengatakan bahwa itu adalah murni kecelakaan.


“Memang ini terjadi dua versi, info dari masyarakat kami korban saat itu terjatuh dari motor, dan ada seorang warga inobonto yang menyaksikannya. Tetapi adapula yang menyebutkan bahwa korban dilempar. Untuk membuktikannya kita serahkan kepada pihak yang berwajib,” kata sangadi desa diat Abdul Munir saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (23/7/2020).


Beredarnya isu tersebut sempat memperkeruh suasana dua desa yang awalnya hidup rukun dan damai. Sehingga untuk menyikapi hal tersebut Abdul Munir mengajak warga agar dapat menahan diri.


“Mari sama-sama kita menahan diri, jangan sampai ada oknum tertentu yang sengaja memprovokasi dua desa ini, sehingga menimbulkan perpecahan dan pertikaian,” imbaunya.

“Mari kita jaga bersama keamanan, serta jangan muda terpancing dengan informasi yang belum jelas kebenaranya,” tambahnya.

Baca Juga:  Perdalam Wawasan Sosial Budaya Para Ibu,TP-PKK Desa Lolanan Gelar Kegiatan Ini..


Abdul mengatakan, belum lama ini pihaknya telah melakukan pertemuan dengan desa diat dan desa tandu. Kedua desa ini sepakat menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengadakan penyelidikan agar dapat diketahui kebenarannya.


“Saya sudah melakukan koordinasi dengan Sangadi desa tandu dan kami bersepakat untuk menyerahkan masalah ini kepada pihak berwajib. Jika setelah dilakukan penyelidikan lalu terbukti murni kecelakaan kami berharap pihak keluarga dapat menerimanya. Tetapi jika terbukti ada unsur penganiayaan maka silakan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (David)

Tags:

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
150 votes

This will close in 10 seconds