DPRD Bolmong Gelar RDP Bersama Ambang Satu

BOLMONG,MANADONEWS.CO.ID,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Komisi I menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitra eksekutif dan warga Ambang Satu, Rabu (5/8/2020).

RDP dipimpin Ketua Komisi I, Marthen F. Tangkere, dan dihadiri sejumlah anggota DPRD diantaranya, I Made Wayan, Masri Daeng Masenge, Teti Kadi Mamonto, dan Harianti Kiay Mastari.

Dalam rapat tersebut Marthen mengatakan, RDP ini adalah untuk membahas aduan warga desa Ambang Satu terkait pembangunan yang ada di desa tersebut.

Salah satu warga masyarakat Husein Paputungan mempertanyakan terkait pembangunan yang dinilai tidak sesuai dengan hasil yang di usulkan dalam musrembang.

Husein juga mempertanyakan terkait anggaran yang begitu besar dinilai belum transparan.

“Saya ingin mempertanyakan terkait Anggaran yang tidak transparan,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Sangadi Ambang satu, Neti N. Tuegeh, pembangunan tersebut mengacu pada draft dan aturan yang berlaku.

“Kami sudah mengkoordinasikan dengan BPD terkait pembangunan tribun. Tribun saat ini bukan tidak beroperasi tetapi karena tidak ada kegiatan maka belum beroperasi,” kata Neti.

Baca Juga:  Produksi Ratusan Kue Biapong Perhari, Usaha Miranda Laris Manis di Medsos

Neti mengungkapkan pembangunan yang dilaksanakan di desa Ambang satu sudah berjalan sesuai mekanisme yang ada.

“Inspektorat telah datang memeriksa dan telah diaudit dan dibuktikan dengan LHP jadi semuanya sudah selesai,” ungkapnya.

Neti menambahkan pembangunanya bukan tidak sesuai, tetapi pada saat diajukan dalam musrembang tanah yang akan dibangunkan drainase, awalnya disetujui oleh warga tetapi pada saat mau jalan ada warga yang menolak tanahnya dibuatkan drainase.

Sehingga tanah tersebut ditimbun kembali dan lokasi pembangunannya dipindakan ketempat lain.

Neti juga menuturkan bahwa anggarannya bukanlah tidak transparan. Karena setiap program pembangunan semuanya telah di tempelkan di papan pengumuman di balai desa.

Diakhir rapat tersebut, Pimpinan DPRD Bolmong meminta pihak inspektorat untuk memverifikasi kembali anggaran tahap satu dan dua tahun 2019.

“Kesimpulan dari rapat tersebut, pihak inspektorat akan memverifikasi dan mengaudit kembali angaran tahap satu dan dua, dan disetujui oleh Sangadi Ambang Satu,” jelas Marthen.

Menyikapi masalah tersebut, Anggota Komisi I, I Made Wayan memberikan apresiasi kepada masyarakat yang melapor karena menurutnya, warga yang melaporkan masalah ini merupakan pengontrol anggaran terkait pelaksanaan pembangunan di desa.

Baca Juga:  Tiga Nama Dikirim ke DPP Golkar, JAK Menguat Jadi Pimpinan Dewan

Tetapi lanjut I Made wayan, masyarakat juga harus membawa bukti bukti yang clear.

“Kita disini bukan pengadilan tetapi suatu lembaga yang menampung aspirasi warga dan meluruskan masalah yang diadukan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu pula anggota Komisi I Hi. Masri Daeng Masenge mengatakan kesimpulan rapat dimana DPRD meminta inspektorat untuk turun kembali melakukan verivikasi terkait Rencana Anggaran Belanja (RAB), sehingga tidak terjadi mis-persepsi.

Sekedar diketahui dalam rapat tersebut dihadiri juga Asisten I Pemkab Bolmong, inspektorat, Camat Bolaang Timur, Sangadi Ambang Satu, dan sebagian warga masyarakat desa Ambang satu sebagai pelapor.

(David)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
1039 votes

This will close in 10 seconds