DPRD Minta DLH Segera Bertindak, Pohon Besar Depan SMP Cokroaminoto Berbahaya

Manadonews.co.id, Kotamobagu—Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Syarifuddin Mokodongan, meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Kotamobagu agar selalu memperhatikan pohon-pohon besar di bahu jalan yang berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan.

“Contoh pohon besar yang berada di jalan Zakaria Imban Kelurahan Molinow tepatnya depan SMP Cokroaminoto. Dimana, kondisi pohon itu sudah miring dan lapuk berpotensi tumbang dan bisa membahayakan pengguna jalan yang melitas dijalur itu,” kata Syarif, Rabu (5/8).

Politisi Partai Nasdem ini menjelaskan, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, alangkah baiknya pihak DLH segera melakukan tindakan dengan memotong pohon tersebut.

“Kita ambil contoh kejadian yang menimpa dua ASN Bolmong hari ini yang tewas akibat menabrak pohon tumbang di badan jalan. Olehnya saya meminta kepada kepala dinas DLH Bambang Ginoga, untuk segera mengecek semua pohon besar yang ada di bahu jalan, lihat mana pohon yang sudah lapuk berpotensi roboh langsung di eksekusi,” ujarnya.

Apalagi kata dia, cuaca sekarang ini lagi tidak baik, hujan deras disertai tiupan angin kencang yang bisa menyebabkan pohon-pohon yang sudah lapuk bisa roboh.

Baca Juga:  DPRD KK Gelar Paripurnakan KUA-PPAS Tahun 2021

“Beruntung kalau pas pohon roboh tidak ada orang atau pengendara motor, mobil atau bentor berada disitu, yang saya kuatir kan kalau ada korban akibat tertimpa pohon, siapa yang harus disalahkan dan harus bertanggung jawab,” kata dia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota DPRD Kotamobagu Abas Limbalo. Dimana kata dia, pihaknya sudah menghubungi kepala dinas DLH untuk segera bertindak memotong pohon yang ada di depan SMP Cokro Aminoto tersebut karena sudah sangat berbahaya, tapi sampai saat ini belum juga dilakukan. “Kiranya pihak DLH segera bertindak sebelum pohon tersebut memakan korban jiwa,” ujar politisi PKS ini.

(*)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
5476 votes

This will close in 10 seconds