PILKADA MANADO: Figur Birokrat Berpeluang Diusung PDI Perjuangan

Manado – Selain Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sebanyak 7 kabupaten dan kota di Sulut akan menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ke-7 kabupaten dan kota tersebut adalah Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolmong Timur dan Bolmong Selatan, Kota Manado, Bitung dan Tomohon.

Khusus Kota Manado, sejumlah nama dijagokan partai-partai politik tak terkecuali PDI Perjuangan (PDIP) yang memiliki 10 kursi di dewan kota.

Syarat mengusung pasangan calon untuk Pilkada Kota Manado, partai atau gabungan partai wajib punya minimal 8 kursi.

Kembali ke PDI Perjuangan. Hingga kini partai dengan slogan wong cilik ini belum memutuskan pasangan calon.

Meskipun nama Andrei Angouw, Ketua DPRD Sulut sering disebut-sebut, namun menurut pemerhati politik, Ventje Bilusajang, peluang figur lain diusung masih terbuka tak terkecuali dari kalangan birokrat.

“Artinya, sebelum keluar surat keputusan (SK) pasangan calon maka siapapun masih berpeluang diusung PDI Perjuangan termasuk figur birokrat. Karena dalam politik kapan saja bisa berubah,” tandas Ventje Bilusajang kepada wartawan Manadonews.co.id di Manado, Sabtu (8/8/2020) pagi.

Baca Juga:  Gubernur: Minahasa Tolok Ukur Pembangunan Sulut

Ventje menyebut nama Christiano Talumepa, Meky Onibala dan Gemmy Kawatu, merupakan sosok-sosok birokrat Pemprov Sulut yang bisa diterima masyarakat Kota Manado.

“Terutama bapak Christiano Talumepa menerima banyak dukungan dibuktikan dengan sejumlah baliho beliau yang dipasang sukarela oleh masyarakat,” tukas Ventje Bilusajang yang juga jurnalis senior ini.

Sementara, Christiano Talumepa, salah-satu birokrat yang berpeluang diusung PDI Perjuangan, mengungkapkan sesuai keyakinan imannya, sebagai umat Kristiani bahwa sesungguhnya Walikota Manado periode 2021-2026 sudah tercatat dan ditentukan oleh Tuhan yang Maha Kuasa.

“Orangnya sudah ada tinggal dilantik. Siapakah orang yang akan dilantik menjadi Walikota Manado? Yaitu orang yang namanya tercatat dalam kitab kehidupan yang sudah ditentukan sejak semula oleh Tuhan, seperti yang tertulis dalam kitab Yeremia 1 ayat 5, Firman Tuhan: Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu Aku sudah mengenal engkau dan sebelum engkau keluar dari kandungan ibumu Aku menguduskan engkau dan Aku menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa,” jelas Christiano Talumepa kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Disdukcapil Kotamobagu Terus Berikan Pelayanan Dihari Libur

Jadi, menurut Christiano Talumepa, Pilkada hanyalah sebuah proses untuk menetapkan orang yang sudah ditentukan sejak semula oleh Allah untuk menjadi pemimpin termasuk pemimpin di Kota Manado.

“Kita hanya bisa melakoni saja rancangan Tuhan dalam hidup yang kita jalani karena bagi saya tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini, semua dalam rancangan Tuhan. Sebab, Tuhan melihat hati setiap bakal calon untuk melayani dan membangun Kota Manado, bukan melihat janji-janji politik,” tandas birokrat tulen akrab disapa Christal saat ini dipercayakan Gubernur Olly Dondokambey sebagai Kepala Dinas Kominfo dan pernah menduduki sejumlah jabatan eselon 2.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, di banyak kesempatan mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan adalah partai terbuka.

“Sebagai partai terbuka kami akan mengusung figur terbaik dari internal partai ataupun dari kalangan lain termasuk birokrat asalkan berkomitmen mensejahterakan rakyat dan membesarkan partai,” jelas Olly Dondokambey beberapa waktu lalu. (YerryPalohoon)


Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
1361 votes

This will close in 10 seconds