Sikap DPP PBB Final! Cabut Dukungan Kepada SGR-PDM

JAKARTA,MANADONEWS.co.id- Ketua DPP Partai Bulan Bintang ( PBB) akhirnya mencabut surat dukungan kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minut Shintia Gelly Rumempe dan Petrus Defny Macarau (SGR-PDM) pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

Adapun surat pembatalan dukungan ini tertuang dalam SK nomor : SK.PP-078/Pilkada 2020 yang ditanda tangani langsung oleh Ketua umum PBB Prof.Yusril Mahendra dan Sekjen Afriansyah Noor.

“Pada dasarnya Pembatalan surat dukungan terhadap salah satu calon dalam pilkada itu hal biasa, termasuk untuk dukungan kami kepada paslon SGR-PDM di Kabupaten Minut”,kata Firmansyah ketua bidang hukum dan politik sekaligus ketua tim penjaringan Pilkada 2020 kepada media ini, Senin (10/8/2020) via telepon genggamnya.

Dia menjelaskan, keputusan mencabut dukungan kepada SGR-PDM itu dilakulan oleh pengurus DPP dalam rapat pada tanggal (6/8/2020 ) dan keputusannya nanti pada keesokan harinya yakni tanggal (7/8/2020).

“Pencabutan ini sah dan final karena telah melalui forum resmi di DPP dengan berbagai pertimbangan yang dalam dari berbagai aspek.”tegasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, ada beberapa alasan pembatalan dimana antara DPP dan DPC terjadi perbedaaan pandangan soal penetapan dukungan serta pertimbangan politik strategis lainnya

Baca Juga:  Musim Mudik Nataru 2019/2020, Jumlah Penumpang Meningkat

“Disamping soal prinsip diatas, keputusan untuk mencabut dukungan kepada SGR-PDM karena
hasil survei peluang untuk menang dalam pilkada, soal dukungan partai politik lainnya serta persoalan kesiapan personal calon yang akan di usung pada pilkada Minut.”katanya sambil menegaskan sejak mendapat SK dukungan pasangan SGR-PDM tidak pernah membangun komunikasi dengan pihak DPP tanpa alasan yang jelas.

“Selain alasanya diatas salah satu dasar pencabutan surat dukungan karena PBB ingin pasangan yang diusung adalah pasangan yang berpeluang untuk menang di Pilkada Minut.”tegas Firmansyah.

Dia menambahkan, prinsipnya surat pembatalan dukungan kepada SGR sdh dikirimkan kepada ketua DPC PBB Minut Harry Ashar, namun yang bersangkutan tidak menerima bahkan bersikukuh agar SGR tetap mendapat dukungan.

“Soal ketua DPC PBB Minut menolak surat pembatalan dukungan itu urusan interbal partai kami, yang pasti sejak tanggal 7 Agustus 2020 dukungan ke SGR-PDM telah dibatalkan secara resmi oleh DPP.”tandas Firmansyah sambil menambahkan jika ketua DPC PBB Minut tidak menjalankan perintah DPP maka akan berhadapan dengan aturan yang berlaku di internal partai.

Baca Juga:  Ini Yang Dibahas Sekprov Sulut Saat Bersua Mendagri

Ketika media ini menanyakan apakah kemudian dukungan akan di arahkan kesalah satu Paslon yang sangat siap yakni JG-KWL, Firman menegaskan hal itu pasti akan segera dibahas oleh DPP sebab secara jelas JG-KWL satu-satunya Paslon di Pilkada Minut yang hasil survei teratas dan mendapat dukungan dari sejumlah partai politik besar lainnya.

“Kan dari awal saya katakan, PBB akan mengusung paslon yang jelas mendapat legitimasi partai politik, dukungan masyarakat serta benar-benar siap dalam segala hal untuk bertarung dan berpeluang dalam pilkada 9 Desember 2020 mendatang, saat ini hanya JG-KWL yang terlihat siap.”tandas Firman berdiplomasi.

Menariknya, penyampaian DPP PBB soal pembatalan dukungan kepada SGR-PDM itu dilakukan dalam satu konprensi pers di DPP yang dihadiri oleh ketua tim Sukmo Harsono, Firmansyah, dan ketua DPW PBB Sulut Burhanuddin sementara ketua DPC PBB Minut berhalangan hadir.(nando)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
785 votes

This will close in 10 seconds