Wali Kota Jimmy Eman dan Istri Ikut Rakor bersama Mendagri, Mendes PDDT dan Kepala BNPB

TOMOMOHON, MANADOEWS.CO.ID – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tomohon Ny.Lie Liliana Eman-Mokoginta serta Ketua Harian Tim Penggerak PKK Ibu Truusje Manorek-Kaunang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dalam Rangka Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan serta Jaga Jarak Untuk Perubahan Perilaku Baru Masa Pandemi Covid-19, Senin (10/8).

Rakor ini dilaksanakan dengan menggunakan Aplikasi Zoom Meeting dengan Mendagri, Mendes PDTT, Kepala BNPB dan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat bersama Gubernur, Bupati, Walikota dan Ketua-Ketua TP PKK se-Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Kepala BPBD Provinsi se-Indonesia.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan pemerintahan pusat dan daerah harus saling mendukung untuk menekan penularan covid-19, meskipun masyarakat sudah memahami prinsip utama protokol kesehatan, tetapi Presiden Joko Widodo menginginkan pelaksanaannya harus lebih dioptimalkan. Beliau menyampaikan presiden menghendaki sosialisasi yang intensif dan kegiatan yang all-out untuk mengendalikan penyebaran virus corona sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020. Karena itu, kata dia, perlu ada sinergi serta keserempakan langkah pusat dan daerah secara all out.

Baca Juga:  Walikota Tatong Pimpin Upacara Peringatan HGN dan Hut PGRI Ke 74

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Halim Iskandar mengatakan harus dibentuk Desa Lawan Covid-19 dan diadakan lomba desa terkait hal tersebut. Kehadiran TP-PKK juga diharapkan bukan hanya untuk urusan setengah miliar masker melalui dana desa dan Bundes tetapi juga distribusi dan sosialisasi penggunaannya dari rumah ke rumah sehingga tersalur signifikan.

Kepala BNPB Pusat Doni Monardo meminta kepada para gubernur, Bupati dan Walikota untuk meningkatkan disiplin dan penegakan hukum dalam penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Yang dalam penanganannya kepala daerah diharapkan bisa terus melakukan edukasi dengan melibatkan berbagai unsur baik akademisi, pakar, tokoh agama,tokoh masyarakat, media, seniman, PKK, Karang Taruna, serta berbagai relawan di daerah. Pemerintah Daerah juga diminta untuk mempercepat realisasi anggaran penanganan Covid-19. Seperti arahan Presiden yang mengatakan manajemen krisis kita butuh kecepatan untuk mendapatkan hasil yang efektif,” urainya.

Wali kota Tomohon mengatakan akan segera menindaklanjuti arahan dalam Rakor untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Tomohon.

Baca Juga:  Komisi 3 DPRD Bolmong Hearing Dinkes

“Saya berharap seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 dengan melakukan Protokol Kesehatan sesuai peran masing-masing,” pintanya.

Walikota Tomohon bersama Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Harian TP PKK mengikuti Zoom Meeting ini dari Ruang Kerja Kediaman Walikota Tomohon.

Yunita Rotikan

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
362 votes

This will close in 10 seconds