Ini Syarat Untuk Tenaga Honorer Yang Bisa Menerima Subsidi Pemerintah

Manadonews.co.id, Kotamobagu – Tenaga honorer yang akan menerima subsidi dari pemerintah pusat, lewat program pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah pendemi covid-19, harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Dari penuturan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu Sugiarto Yunus, sebagaimana didapat dari hasil pertemuan antara dirinya dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kotamobagu Suhardi Achmad, terinformasi beberapa persyaratan yang harus dipenuhi tersebut, diantaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), buruh penerima upah selain pada induk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Instansi Pemerintah kecuali mereka yang bukan (non) Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau tenaga honorer, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan, mempunyai rekening bank yang masih aktif, dimana untuk peserta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan tercatat aktif sampai dengan Juni 2020 belum lama ini.

“Pekerja tidak masuk dalam peserta penerimaa manfaat dari program kartu Prakerja, serta membayar iuran dengan besaran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp5 juta,” ungkap Sugiarto.

Sebelumnya diketahui, pihak Pemkot Kotamobagu telah mengadakan pertemuan dengan BPJS Ketenagkerjaan, guna membahas soal pemberian subsidi bagi para tenaga honorer atau Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada di lingkup Pemerintah Kota Kotamobagu. Dimana, dari pertemuan tersebut diketahui, Pemkot akan menyerahkan data THL yang ada, untuk kemudian divalidasi oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan  untuk bisa menerima subsidi tersebut. 

(Yyn)

Baca Juga:  RSUD Kotamobagu dapat Bantuan APD dari BRI Cabang Kotamobagu

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
5580 votes

This will close in 10 seconds