Bangun Sinergitas, Kapolda Sulut Sambangi Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi

MANADO, Manadonews.co.id-Kapolda Sulut Irjen Pol R.Z Panca Putra Simanjuntak didampingi Wakapolda Sulut Brigjen Pol Yadi Suryadinata, mengunjungi Markas Komando ‘Tentara Langit’ Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, yang diterima oleh Komandan Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pnb Abram Tumanduk dan jajarannya, Selasa (08/09/2020).

“Merupakan suatu kehormatan dan penghargaan bagi kami dapat menerima kunjungan Kapolda beserta Wakapolda di Lanud Sam Ratulangi ini”, katanya saat menyambut Kapolda di Lobby Mako.

Dengan didampingi oleh Kadispers Letkol Adm Kubais Baraham serta para perwira menengah Lanud Sam Ratulangi. Diawal melaksanakan tugasnya di Bumi Nyiur Melambai, kunjungan Irjen Pol RZ Panca Putra sudah melakukan kunjungan ke beberapa instansi. Termasuk ke Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi adalah untuk meningkatkan sinergitas diantara instansi pemerintah.

Terutama menghadapi Pilkada 2020. “Beberapa bulan kedepan, adalah rangkaian kegiatan Pilkada. Kegiatan ini tidak akan lepas dari adanya kumpulan massa yang berkerumun. Kita berharap hal ini tidak akan menimbulkan klaster baru, kita tentunya akan bekerjasama, bersinergitas antara Polri dan TNI untuk memastikan keamanan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolda Sulut Serahkan Sumbangan Hewan Qurban

 Danlanud Sam Ratulangi Manado. Kepolisian dalam kegiatan Operasi Mantap Praja Sam Ratulangi 2020 telah mulai melaksanakan pengamanan Pilkada SULUT. Kekuatiran akan adanya klaster baru merupakan satu hal yang realistis. Sebab Pilkada tahun 2020 ini terselenggara saat bencana Nasional Pandemi Covid-19. Sehingga membutuhkan perhatian lebih dari aparat keamanan.

Kerumunan massa yang tidak mengindahkan protokol pencegahan Covid-19, akan berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular. Dan Undang Undang Nomor 8 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Sesuai dengan jadwal Pilkada yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pendaftaran Paslon di KPU  pada 4-6 September yang lalu, diketahui telah ada pengerahan massa.

Ini menjadi tugas yang tidak mudah bagi aparat keamanan. Sementara itu, Hasyim Asy’ari sebagai Anggota Komisi Pemilihan Umum dalam acara Sosialisasi Peraturan KPU terkait Pilkada Serentak 2020 pada beberapa waktu lalu.

Saat vicon (video conference) dengan KPU Sulut, yang dihadiri pula oleh Penerangan Lanud Sam Ratulangi. Telah menjelaskan bahwa langkah-langkah koordinasi KPU dengan lembaga atau Kememterian dalam pelaksanaan lanjutan tahapan pemilihan telah dilakukan.

Baca Juga:  Ditangan Gubernur Olly, Media Cina Promosikan Potensi Pariwisata Sulut

Awalnya dengan DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat. Kemudian dengan BNPB atau Gugus Tugas Covid-19 pada rapat konsultasi dan koordinasi pelaksanaan Pemilihan 2020 dalam kondisi Bencana Nasonal Covid-19. Juga dengan Kementerian Keuangan dalam rapat koordinasi tentang anggaran Pilkada.

Kementerian Dalam Negeri dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan KPU Propinsi dan KPU Kabupaten dan Kota. Juga dengan Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan pada Rapat Koordinasi Khusus tingkat Kementerian Lembaga Pembahasan tentang Lanjutan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Serta dengan Kementeriaan Kesehatan dalam rapat konsultasi dan koordinasi pelaksanaan pemilihan 2020 dalam masa pandemi virus Covid-19. Seperti diketahui ada 270 daerah melaksanakan pilkada serentak 9 Desember 2020.
(Ben)

Tags:

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
984 votes

This will close in 10 seconds