“Berhati-hatilah, jangan jadi seperti kelompok PHP”

  • Whatsapp

Tombulu, Manadonews.co.id – Realita hidup manusia pasti pernah menyampaikan atau mendengar kata-kata janji. Janji antar sesama manusia, keluarga dekat, maupun kerabat.

Demikian khotbah Pdt. Hana Ireine Tamunu, S.Th, ketika memimpin ibadah Minggu (8/11/2020) pagi, di GMIM Alfa Omega Rumengkor.

Bacaan Lainnya

Pembacaan Alkitab, Kejadian 9: 1-17, dengan judul “Perjanjian Allah dengan Nuh”.

“Janji memberi suatu harapan sehingga dipercayai. Begitu pula dalam lingkup pekerjaan termasuk persekutuan dan pelayanan di gereja,” jelas Pendeta Hana Tamunu.

Namun fakta, banyak janji yang tidak ditepati. Contoh kecil, janji suami kepada istrinya untuk dibelikan sesuatu.

“Berhati-hatilah, jangan jadi seperti kelompok PHP (Pemberi Harapan Palsu) yang selalu memberikan janji yang sama sekali tidak pernah ditepati” tukas Pendeta Hana.

Baca Juga:  Gelar Syukuran jadi Momentum Jean Pakasi Terus Minta Doa dan Dukungan

Menurut Pendeta Hana, salah sejahtera harus diikuti salam sehat. Di era new normal banyak hal diperoleh umat Tuhan menghadapi pandemi Covid-19.

“Sejarah Alkitab banyak manusia ingkar janji dan jatuh ke dalam dosa. Perjanjian Allah dengan Nuh sudah disebutkan pada pembacaan kitab Kejadian sebelumnya.
Nuh diperintah Tuhan untuk mempersiapkan diri menghadapi air bah,” kata Pendeta Hana Tamunu pada ibadah yang mengambil tema ‘Janji PemeliharaanMu’.

Nuh adalah seorang insinyur, fisikawan dan tukang yang terampil. Bayangkan, berapa besar SDM yang dibutuhkan untuk membuat bahtera super besar untuk menampung keluarganya, hewan, dan semua yang perlu diselamatkan ditampung dalam satu bahtera.

Harapan semua orang percaya agar hidup selalu dalam penyertaan Tuhan.

“Tuhan Allah tidak pernah ingkar janji menggenapi nubuatan para nabi menghadirkan juru slamat umat manusia yang tidak lama lagi akan dirayakan melalui Natal Yesus Kristus. Melalui iman percaya umat Tuhan dapat melewati semua tantangan hidup,” pungkas Pendeta Hana Tamunu.

Ibadah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, cuci tangan, tes suhu tubuh, pakai masker dan duduk jaga jarak.

Baca Juga:  Teguhkan Tujuh Sidi Baru, Khotbah Pendeta Welly Pudihang: Ketimpangan Akibat 'Stel Tau'

Hadir, Pendeta Veronica Sendow, S.Teol, guru agama (GA) Fenny Mamuaja, S.PAK, orientator Eunike Sumenge, S.Th, wakil ketua BPMJ, Pnt. Yopy Warbung, sekretaris Pnt. Drs. Dolvie Palit, bendahara Sym. Dra. Meiske Pangemanan, Pelsus dan jemaat Kolom 1 hingga 14.

(JerryPalohoon)


Pos terkait