Debat Publik Tahap Pertama, Joune-Kevin Kuasai Masalah dan Konkret

MINUT,MANADONEWS.co.id- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar kegiatan Debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Minut, Kamis (12/11/2020) malam di hotel Sutanraja, Minut.

Adapun materi debat tahap pertama ini mengusung tema soal Ekonomi dan Pariwisata, lingkungan hidup kelautan dan pertanian untuk kesejahteraan dan kemajuan daerah.

Sekedar diketahui bahwa Pilbup Minut 9 Desember 2020 ini di ikuti oleh tiga pasangan calon masing-masing;
*Nomor urut 1 pasangan calon Shintya Gelly Rumempe dan Netty Agnes Pantouw (SGR-NAP),
*Nomor Urut 2 : Joune Ganda dan Kevin William Lotulung (JG-KWL)
*Nomor Urut 3: Sompie Singal dan Joppy Lengkong (Kiss-Jo).

Patauan media ini melalui siaran langsung channel Youtube dan akun Facebook resmi KPU Kabupaten Minahasa Utara , tampak suasana debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara ini berlangsung lancar dan tertib sesuai protap yang ditetapkan oleh KPU Minut.

Hanya saja, pada salah satu tahapan Pilkada ini, terlihat sedikit kurang dinamis, pasalnya kemampuan personality JG-KWL tampak tidak berimbang pasangan SGR-NAP dan Kiss-Jo.

Baca Juga:  Ikut Rakornas Pengendalian Inflasi, Jimmy Eman: Ini Bentuk Sinergitas

Hal itu tercermin ketidakmampuan pasangan SGR-NAP dan Kiss-Jo memaparkan kandungan visi-misi serta tidak maksimal dan penguasaan materi debat dan konsep membangun Kabupaten Minut kedepan serta menjawab pertanyaan pasangan JG-KWL antara lain soal upaya dan strategi untuk mengatasi Inflasi serta konsep untuk pengembangan Pariwisata dan ekonomi pedesaan.

“Menurut saya dan pak Kevin, dari pertanyaan yang kami ajukan, jawaban yang kami dapatkan tidak mengena sebagaima yang seharusnya.”kata Joune-Kevin kepada awak media usai debat publik tahap pertama tersebut.

Menurut Joune, pertanyaan yang kami ajukan sebenarnya adalah sesuatu hal yang nantinya dihadapi oleh calon Bupati dan Wakil Bupati, jadi harusnya telah dikuasai dengan baik dan benar.

“Sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati seharusnya menguasai kondisi ril serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Minut saat ini.”kata Joune.

Dicontohkannya, soal lingkungan hidup berbasis lingkungan hidup yang menjadi salah satu topik yang didebatkan.Menurut dia dan Kevi sesuai dengan regulasi yang berlaku bahwa aktivitas pertambangan harus diawali dan memiliki dokumen amdal dan RTRW yang jelas dan harus mengacu lagi dengan aturan yang lebih tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga:  Pilkada Serentak 2020 Ditunda? Begini Pendapat Pengamat

“Seluruh aktivitas pembangunan di daerah termasuk pertambangan, akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat sepanjang dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta berbasis lingkungan hidup masyarakat.”ujar Joune sambil menambahkan untuk menjadi kepala daerah kemampuan personality dalam semua aspek harus mumpuni.

Pada ajang debat pada putaran pertama ini, pasangan JG-KWL tampak memberikan jawaban atas pertanyaan dari dua calon lain, dengan singkat, tegas dan jelas.

Demikian halnya pada sesi memberikan pemaparan visi dan misi, paslon JG-KWL menyebutkan secara sistimatis dan lengkap meskipun tidak secara rinci karena keterbatasan waktu yang diberikan.

Dalam kesempatan itu Joune Ganda secara gamblang menuturkan soal pentingnya menjaga keseimbangan antara explorasi potensi alam dengan pelestarian upaya penyelamatkan lingkungan hidup, pembangunan ekonomi kerakyatan di setiap Desa dengan menghadirkan Bumdes serta pembangunan Pariwisata yang profesional dengan tetap mengutamakan pemberdayaan kerarifan lokal Kabupaten Minahasa Utara.

Secara keseluruhan, depat publik antara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minut putaran pertama ini, pasangan SGR-NAP menyampaikan konsep soal pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan rakyat secara umum, pasangan Kiss-jo mengangkat komitmen soal upaya meraih adipura sementara pasangan JG-KWL memaparkan secara padat namun jelas soal penguatan pembangunan ekonomi kerakyatan, tata kelolah pariwisata pertanian, perikanan menjaga keseimbangan antara pemanfaatan potensi sumber daya alam dengan konsep kearifan lokal yang berbasis lingkungan.

Baca Juga:  Miranda Gultom Kagum Ide Joune Ganda Gelar Kejuaraan Bridge Online

Pantauan media ini, pasangan JG-KWL saat mengikuti debat publik tahap pertama ini, turut didampingi oleh Istri tercinta masing-masing yakni Rizya Ganda Davega serta Kristi Lotulung Arina dan dua orang politikus PDI Perjuangan yakni Berty Kapoyos dan Denny Lolong.(nando)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
5546 votes

This will close in 10 seconds