Olly Layak Digelari Bapak Pembangunan Sulut

SULUT,Manadonews.co.id-.Terobosan demi terobosan yang dibuat Olly Dondokambey guna kemajuan pembangunan provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satunya Andro Kawengian warga Imandi Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Menurut Andro sapaan akrabnya, bahwa sosok Olly Dondokambey sudah banyak berbuat untuk sulut.

“Pak Olly banyak berbuat untuk sulut. Kesemuanya terkait pembangunan, baik sarana dan prasarana serta sumber daya manusia,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, hal ini dilakukan Olly bukan hanya saat menjabat gubernur, namun sudah dilakukan sejak menjadi anggota DPR-RI.

“Itu sudah terlihat sejak anggota DPR-RI. Banyak aspirasi yang direalisasi beliau, diantaranya, bantuan rumah ibadah dan infrastruktur umum. Apalagi waktu anggota DPR-RI, pak Olly di bagian anggaran. Pastinya sulut yang diprioritaskan,” jelasnya.

Andro bahkan menyebut Olly sebagai Bapak Pembangunan Sulut karena apa yang dilakukan semua itu untuk masyarakat Nyiur Melambai.

“Olly layak digelari bapak pembangunan sulut. Sebab, kerjanya tulus dan selalu mengedepankan kepentingan bersama,” tuturnya.

Senada, Jufry Canon warga Pineleng Kabupaten Minahasa menilai pembangunan diera Olly Dondokambey menjabat gubernur Sulut lebih terlihat.

Baca Juga:  Didampingi Sekprov, Mentan-RI Salurkan Bantuan ke Petani Sulut 

“Sejak anggota DPR-RI saja sudah banyak membangun sulut, apalagi saat gubernur. Dan ini bukan janji, tapi bukti nyata yang kami rasakan,” katanya.

Kepemimpinan Olly Dondokambey menurut Jufry layak dilanjutkan agar sulut semakin maju dan Hebat kedepan.

“Harus lanjut pak Olly di Sulut. Sebenarnya beliau sudah kelas tokoh nasional, tapi masih suka mengabdi di Sulut,” ungkapnya.

Diketahui, pembangunan yang dilakukan Olly Dondokambey antara lain, Percepatan Jalan Tol Manado-Bitung, Pembangunan Ring Road III, Percepatan Waduk Kuwil dan Lolak, Percepatan Bandara Lolak, Palapa Ring di Nusa Utara, Perlebaran Terminal Bandara Sam Ratulangi, KEK Likupang dan Bitung, Mission Center GMIM, Pesantren Internasional dan Islamic Center di Bolaang Mongondow Raya, Asuransi Petani.
(Stvn)