Luncurkan Buku Green Constitution, Malonda Inginkan Konsep Masa depan Pemilu

MANADO,Manadonews.co.id-Ketua Bawaslu Sulawesi Utara Herwyn Malonda mendorong Kinakas Checker dengam Konsep Masa depan Pemilu Tradisi intelektual dengan meluncurkan buku hasil karyanya berjudul Green Constitution Masa Depan Pemilu Indonesia.

Buku hasil elaborasi dari disertasinya di Program Doktoral Universitas Brawijaya Malang ini menjadi sangat menarik, karena lahir dari seorang penyelenggara pemilu yang sudah belasan tahun bergelut dengan dunia kepemiluan, mulai dari menjadi Panwaslu Kabupaten Minahasa, KPU Kabupaten Minahasa hingga Bawaslu Provinsi Sulut. DR. Herwyn Malonda dalam bukunya menawarkan gagasan Ekokinakas Checker, sebagai masa depan penyelenggaraan Pemilu di Indonesia.

Gagasan yang bermakna “Perubahan” dari bahasa lokal daerah “kinakas” ini dimaksudkan untuk menghadirkan konsep baru penyelenggaraan Pemilu di masa mendatang. Kata Kinakas dalam buku ini disebut berasal dari filosofi cerita rakyat Minahasa, khususnya kecamatan Kakas, dimana daerah ini ditemukan karena keluarnya mata air hasil dari cakaran ayam. Filosofi kinakas ini kata DR. Herwyn Malonda, bisa jadi yurisprudensi bahwa implementasi Green Constitution dalam Pemilu dimulai dalam proses mencakar atau dengan kata lain mencari aturan- aturan implementasi penyelenggaraan Pemilu.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Tempat Hiburan Malam dan Spa di Manado Ditutup Sementara

Pemilu maupun Pilkada yang selama ini sarat dengan pemborosan pemanfaatan sumberdaya alam, seperti kertas maupun bahan plastic dan sejenisnya, yang dipakai sebagai bahan logistik pemilu, diharapkan tidak terjadi lagi kedepan.

Buku yang diberi sambutan oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman, S.S. S.IP, M.BA, Ketua DKPP RI Prof. DR. Muhammad, S.IP, M.Si, dan Ketua Bawaslu RI Abhan SH. MH. ini, mendorong pemerintah dan pemerintah daerah untuk melakukan upaya konkrit membenahi infrastruktur teknologi di wilayahnya guna mendukung penerapan Pemilu berbasis digital.

Infrastruktur teknologi akan memudahkan masyarakat mengakses teknologi komunikasi dan pendistribusian perangkat untuk terselenggaranya pemilu elektronik (e-election), pendaftaran pemilih berbasis elektronik (e- voter registration), kampanye pemilu berbasis elektronik (e-campaign), dan pelaksanaan pemungutan suara berbasis elektronik (e-voting), penghitungan suara berbasis elektronik (e-counting), dan rekapitulasi penghitungan perolehan suara berbasis elektronik (e-recapitulation).

Launching buku ini dihadiri anggota Bawaslu RI, Muhammad Afifudin, sekaligus berkesempatan memberikan sambutan dan ucapan selamat kepada DR Herwyn Malonda atas diluncurkannya buku Green Constitution Masa Depan Pemilu Indonesia. Afif memberikan apresiasi yang tinggi, sekaligus mengaku bangga punya rekan kerja jajaran di Bawaslu Provinsi, berhasil menelorkan karya ilmiah sebagai tradisi intelektual, di tengah kesibukan tugas mengawasi pemilu maupun pilkada.

Baca Juga:  Hadiri Kedukaan di Salibabu, Welly Titah Kuatkan Keluarga

“Saya ikut merasa senang sekaligus bangga, karena memiliki rekan kerja jajaran di provinsi seperti Pak DR Herwyn, yang sudah berhasil meluncurkan buku yang sangat menarik, dan bisa jadi referensi penting dalam penyelenggaraan Pemilu kedepan,”ungkapnya.

Selain Afifudin, ikut hadir dalam acara peluncuran buku karya DR Herwyn Malonda ini, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulut, mewakili Pjs Gubernur, beberapa perwira TNI/Polri mewakili Pangdam, Danrem, Danlantamal dan Danlanudsri, serta pimpinan Bawaslu Sulut lain, Mustarin Humagi, Awaludin Umbola, Kenly Poluan. Acara yang digelar di Hotel Aryaduta Manado, Selasa (01/12/2020) ini berlangsung meriah, dirangkaikan dengan pentas budaya dan penganugrahan pemenang lomba cipta lagu dan standup comedy yang dibuat Bawaslu dalam rangka Pilkada 2020.

(Ben)

Tags: