Menkes Lantik 44 Pejabat Fungsional RSUP Kandou Manado

  • Whatsapp

MANADO,Manadonews.co.id-Menteri kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin Senin (28/12/2020), Melantik Secara Virtual 44 Pejabat fungsional Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado. Pelantikan ini di gelar di Aula lantai 2.

Dalam sambutannya yang disampaikan melalui layar Virtual dari Gedung Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Menkes menyampaikan semua manusia mengalami perubahan dalam hidupnya, semua organisasi mengalami perubahan bahkan negara
Juga mengalami perubahan sejak merdeka.

Bacaan Lainnya

“Sebagai orang yang percaya kita tahu perubahan ini bukan semata-mata ada di tangan kita tapi ini semua sudah ditentukan oleh yang maha kuasa,”ujar Menkes yang mengantikan Terawan Agus Putranto.

Budi Gunadi menambahkan bahwa jika melihat sejarah dimasa ratusan tahun yang lalu banyak obat-obat yang di racik dari tumbuhan atau dari daun-daun Kemudian berubah jadi obat-obatan dibuat dari bahan baku kimia,semakin kesini obat mengalami perubahan juga obat-obatan yang dibuat dari bahan-bahan rekayasa genetik dari manusia.

Baca Juga:  Satgas Pamtas Yonif 713/ST Bantu Pembuatan Papan Nama Gereja GKI Syalom Kampung Yowong

“Jadi kita melihat perubahan yang dratis dari sisi obat-obatan, saya juga melihat bagaimana profesi dokter berubah, kalau jaman dulu belajarnya turun temurun dari tabib menjadi ilmuan dari ilmuan yang sangat sistimatis dimana hanya putra putri yang paling pinter terbaik bangsa yang bisa masuk fakultas kedokteran,dan sekarang mulai pelan-pelam bergeser dimana aktivitas dokter saat ini ada yang sudah tersedia secara online. Banyak juga Teknologi – teknologi seperti big data, kecerdasan buatan mulai masuk ke industri kedokteran sehingga sudah mulai mengubah secara perlahan-lahan industri kedokteran,” ujarnya.

Menkes juga menyampaikan bahwa dirinya sadar bahwa banyak Pejabat yang ada di Kementrian Kesehatan yang tadinya hanya Pelaksana kini berubah menjadi ahli.

“Saya sadar banyak pejabat disini yang tadinya merupakan pelaskana berubah menjadi ahli,dari Pengawas berubah menjadi ahli,dari Administrator jadi ahli, Skali lagi semua perubahan itu adalah suatu keniscayaan yang pasti
Akan terjadi,”ujar Menkes.

Kementrian Kesehatan adalah suatu kemenkes yang sampai sekarang memiliki Misi yang mulia untuk memastikan semua umat manusia bisa hidup sehat dan produktif sampai saatnya tiba dan itu tidak pernah berubah
” Caranya mekanisme, Posisi, dan jabatannya bisa berubah ,Tapi misi utama dari kemenkes tidak pernah berubah”,katanya

Baca Juga:  Stadion Klabat Segera Gunakan Papan Skor Digital

Menteri Kesehatan juga mengharapkan agar Pejabat-pejabat yang ada di ruang lingkup Kementrian Kesehatan yang sedang mengalami perubahan untuk tetap tenang.
“Harapan saya kepada rekan-rekan dari kemenkes yang sedang mengalami perubahan ini tenang
Bertawakal, kita percaya apa yang diberikan oleh Tuhan pasti yang terbaik,Beradaptasi lah dengan kondisi yang baru, semakin mudah kita beradaptasi semakin ringan hidup kita, itulah hal pertama yang ingin saya sampaikan ke teman-teman yang pastinya
Merasakan betapa besarnya perubahan yang dialami oleh kita”,kata menteri Budi Gunadi Sadikin.

Lanjutnya ia belum bisa menjanjikan hal-hal jangka menengah apa yang akan dikerjakan.

”Saya belum bisa menjanjikan hal hal jangka menengah apa yang harus kita kerjakan saya butuh waktu sedikit tapi yang pasti Ada 2 hal penting yang harus kita kerjakan di waktu 6 sampai 12 bulan ke depan yaitu Bagaimana kita bisa melakukan Program Vaksinasi covid 19 dengan lancar cepat dan merata diseluruh indonesia , dan Bagaimana sesudah vaksinasi diberikan karena selama vakisinasi diberikan ini merupakan suatu bagian langka komprehensif dari penyelesaian masalah pandemi Covid 19,” tuturnya.

Baca Juga:  Pemkab Bolmong Buka Loker Untuk Asosiasi Profesi, Ini Syaratnya...

Lebih lanjut menkes juga mengatakan bahwa Dua target jangka pendek ini harus berikan waktu, tenaga, dan anggaran yang cukup agar cepat selesai pandemi ini

“Dengan menyelesaikan dua hal ini kita bisa maju kedepan melakukan yang sifatnya strategis. Kalau ini belum selesai kita sulit melangkah,” pungkasnya.

(Ben)

Pos terkait