Curiga Mantan Pacar Dicekoki Obat Batuk Cair, RT Aniaya Mahasiswa Asal Tombatu


SULUT,Manadonews.co.id-.Tim URC Totosik Polres Tomohon dipimpin Bripka Yanny Watung mengamankan RT (20), warga Taratara Tomohon Barat, atas kasus penganiayaan terhadap Micky (18), mahasiswa asal Tombatu Minahasa Tenggara, Selasa (02/02) malam.

Penganiayaan tersebut terjadi disalah satu rumah kost yang berada di wilayah Kolongan Tomohon Tengah.

Informasi diperoleh menyebutkan, pelaku mencurigai korban mengajak mantan pacar pelaku untuk mabuk-mabukan dengan cara mengkonsumsi obat batuk cair dalam jumlah banyak. Pelaku yang tak terima lalu menganiaya korban.

Kejadian bermula ketika pelaku berpesta minuman keras bersama beberapa temannya di Taratara Tomohon Barat, Selasa malam, sekitar pukul 20.00 WITA.
Saat asyik menikmati minuman keras, pelaku menerima video call dari mantan pacarnya yang berinisial J (17).

Dalam panggilan video itu, J tampak sedang mengkonsumsi obat batuk cair kemasan sachet, dan aksi tersebut sengaja diperlihatkan kepada pelaku.

Pelaku pun menduga korban telah mempengaruhi J untuk melakukan hal tersebut, hingga membuatnya marah. Tak lama kemudian, pelaku yang sudah dalam keadaan mabuk langsung mengendarai sepeda motor menuju tempat kost J, di Kolongan.

Baca Juga:  Bupati Minahasa Teken Berita Acara Penyerahan Kendis kepada Enam Institusi Hukum

Tiba di kost, J yang mengetahui kedatangan pelaku langsung berupaya menghadangnya agar tidak masuk ke kamar kost. Namun upaya itu tidak berhasil. Pelaku kemudian menuju kamar yang ditempati korban.

Ternyata kamar korban terkunci. Pelaku lalu membuat keributan dan mengancam akan mendobrak pintu kamar korban jika tidak dibuka.

Lantaran takut, korban pun membuka pintu kamarnya. Seketika itu juga pelaku masuk dan mendorong korban bersama dua temannya.

Sejurus kemudian pelaku melayangkan ‘bogem mentah’ berkali-kali, hingga membuat korban mengalami bengkak di bagian kepala.

Sementara itu Tim Totosik yang mendapat informasi dari warga, bergegas mendatangi lokasi kejadian.

“Pelaku kami amankan saat akan melarikan diri dari tempat kejadian,” ujar Bripka Watung.

Pelaku, lanjutnya, kemudian diserahkan ke Polsek Tomohon Tengah. “Pelaku mengakui semua perbuatannya. Dan kasus ini dalam penanganan lebih lanjut di Polsek Tomohon Tengah,” pungkas Bripka Watung.
(*/tim mn)