Jesika Ucapkan “Mama Selamat Tinggal” Usai Minum Racun Serangga 


SULUT,Manadonews.co.id-.Diduga dipicu masalah keluarga, seorang wanita muda bernama Jesika Mamalanggo (20), warga Kiama Marederan, Melonguane, Talaud, nekad mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun pembasmi serangga, Selasa (02/02/2021) sore.

Korban ditemukan pertama kali oleh ibu kandungnya, Olha Apena (39) saat akan berganti baju di kamar. Saksi mendapati korban dalam posisi tertidur dan hendak membangunkannya.

Namun tiba-tiba korban muntah-muntah sambil menangis dan mengatakan, “Mama selamat tinggal”.

Seketika itu juga saksi mencium aroma menyengat diduga kuat racun pembasmi serangga yang diminum korban. Saksi lalu berteriak meminta pertolongan.

Keluarga dan warga sekitar segera berdatangan, lalu memberikan upaya pertolongan pertama kepada korban dengan meminumkan susu dan santan sebagai penawar racun.

Sementara itu Kapolsek Melonguane Ipda Dedy Matahari bersama personel piket dan Unit Reskrim yang mendapat informasi, langsung mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek bersama personel lalu mengevakuasi korban ke RSUD Talaud untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun takdir berkata lain, korban yang sempat mendapat penanganan medis, meninggal dunia sekitar pukul 16.40 WITA.
Informasi diperoleh, sebelum kejadian korban sempat beradu mulut dengan ayahnya, Beni Mamalanggo.

Baca Juga:  Denny Tewu Nilai Moment FH Datang di Sulut Tidak Tepat

Hal ini sesuai keterangan saksi, Pingkan Apena (21), yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban.

Saksi menerangkan, sekitar pukul 14.30 WITA sedang duduk santai di depan rumah korban bersama korban dan beberapa temannya. Tak berselang lama, datang ayah korban bersama pria bernama Barto, yang akan dijadikan sebagai anak angkat.

Lanjut saksi, saat itu ayah korban dalam keadaan mabuk minuman keras, lalu marah-marah dan beradu mulut dengan korban. Setelah itu ayah korban menampar korban, juga kakak dan adiknya.

Kemarahan ayah korban semakin menjadi, hingga membanting kursi dan meja yang berada di dalam rumah. Selanjutnya, ayah korban keluar rumah, sedangkan saksi pulang. Hingga kemudian saksi mendengar ibu korban berteriak meminta pertolongan tersebut.

Kapolsek mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari para saksi, juga mengamankan barang bukti 1 botol racun pembasmi serangga.

“Pihak keluarga korban menolak otopsi, dan meyakini korban meninggal akibat menenggak racun. Jenazah korban lalu dibawa ke rumah duka,” pungkas Kapolsek.
(*/tim mn)