Kata Eman, Penyusunan Dokumen Perencanaan Berbasis e-Planning

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Bertempat di Anugerah Hall, Kamis (4/1), Wali Kota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA membuka kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka penyempurnaan RKPD Kota Tomohon.

“Konsultasi publik ini merupakan momen yang sangat strategis bagi kita untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan yang mampu menjawab isu-isu strategis serta untuk mendapatkan masukan dan saran guna penyempurnaan rancangan awal RKPD Kota Tomohon tahun 2022, di mana rancangan awal RKPD ini akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan dan sebagai acuan penyempurnaan rancangan awal rencana kerja perangkat daerah (RENJA-PD),” urai Wali Kota mengawali sambutannya.

Sebagai dokumen resmi pemerintah daerah, kata Wali Kota, RKPD mempunyai kedudukan yang strategis yaitu menjembatani perencanaan strategis jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan.

“Oleh sebab itu proses penyusunan RKPD Kota Tomohon tahun 2022 dilakukan secara sistematis, terarah, terpadu dan tanggap terhadap perubahan dalam penyusunannya,” tukasya.

Mekanismes penyusunan RKPD, lanjutnya, berdasarkan juga pada pasal 14 Permendagri nomor 86 tahun 2017 bahwa dalam penyusunan dokumen-dokumen perencanaan baik RPJPD, RPJMD, dan RKPD dilakukan berbasis e – Planning.

“Oleh karena itu pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri telah menetapkan peraturan dalam negeri nomor 70 tahun 2019 tentang sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) yang diharapkan sebagai satu-satunya sistem yang dipakai dalam perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah, merupakan aplikasi berbasis elektronik, untuk dapat mengintegrasikan antara proses perencanaan dengan proses penganggaran dengan begitu tujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan proses perencanaan diselenggarakan lebih transparan, terbuka, cepat dan akuntabel,” paparnya.

Baca Juga:  Kenang Lima Tahun Lalu, Steven Kandouw Sebut Data Empiris dan Aura Kemenangan

Selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam rangka pelaksanaan forum konsultasi publik ini, yaitu mempedomani kebijakan nasional dan provinsi atau pendekatan yang dilakukan secara top down.

“Serta mendorong potensi daerah sehingga terwujud pengembangan potensi dan ekonomi yang bermuara pada konsistensi dalam perencanaan dan pelaksanaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sinergitas program,” imbuhya.

Lanjutnya, forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Kota Tomohon tahun 2022 juga merupakan amanah dari undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional tentang pemerintah daerah diwajibkan untuk menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah yang responsif, efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

“Sehingga pada periode terakhir RPJPD Kota Tomohon tahun 2005-2025 ini, saya harapkan agar seluruh wilayah Kota Tomohon dapat berkembang menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Karena RPJPD dilaksanakan dalam empat tahapan RPJMD, masing-masing tahapan telah memuat pula rumusan indikatif arahan prioritas kebijakan.

“Pada tahapan periode RPJMD ini dengan terpilihnya kepala daerah yang baru maka tentunya telah menetapkan visi dan misi yang sudah tertuang dalam rancangan awal rpjmd periode 2021-2026. Adapun visi yaitu “Tomohon maju, berdaya saing, dan sejahtera”.

Baca Juga:  Walikota GSVL Dampingi Jamwas Kejagung Gelar Kuliah Umum di Unima

Untuk misi yaitu : 1. Menjaga dan melestarikan Tomohon sebagai kota religius 2. Peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor 3. Menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia 4. Memajukan sistem pertanian dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan 5. Mewujudkan pelayanan pemerintah yang bersih, efektif dan berintegritas dengan program unggulan pembangunan antara lain : 1. Pelayanan prima kepada masyarakat dari lahir sampai meninggal 2. Penyediaan akses air bersih kepada masyarakat secara merata 3. Penyediaan rumah sederhana layak huni 4. Penataan pasar Tomohon menjadi pasar tradisional modern 5. Peningkatan insentif bagi perangkat dan asn 6. Insentif untuk rohaniawan 7. Peningkatan pelayanan sarana dan prasarana kesehatan 8. Bantuan sosial bagi lansia 9. Peningkatan santunan duka 10. Memberikan beasiswa bagi siswa dan tenaga pendidik 11. Penyediaan sarana kesenian dan olahraga di setiap kecamatan 12. Membuka akses ekonomi dan pariwisata meliputi Kayawu-Koha-Agotey sebagai penyangga KEK Likupang, mengingat Tomohon merupakan daerah terdekat ibukota provinsi sehingga menjadi salah satu daerah berpotensi penyangga ekonomi 13. Pembuatan taman bunga Kota Tomohon 14. Pembuatan wisata air panas lahendong 15. Pembuatan starting point wisata alam pegunungan 16. Melaksanakan event-event pariwisata lokal, regional, nasional dan internasional 17. Pembangunan akses perkebunan dan pariwisata 18. Mekanisasi alat-alat pertanian, penyediaan bibit dan pupuk yang terjangkau bagi petani 19. Tomohon Smart City 20. Sinergitas dengan provinsi dan pusat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

Baca Juga:  Klarifikasi Rektor Unima terkait Pembebasan Sementara dari Kemristekdikti

Dampak dari pandemi Covid-19 dirasakan oleh hampir seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Yang berimbas juga sampai ke tingkat daerah. Dampak ekonomi adalah yang utama yang mengganggu semua rencana serta aktifitas masyarakat.

Tema pembangunan daerah Kota Tomohon yang dirumuskan pada rancangan awal RKPD Kota Tomohon tahun 2022 yang berpedoman pada ranwal RPJMD periode 2021-2026 adalah “Pemulihan ekonomi melalui peningkatan kualitas SDM, daya saing daerah, ketahanan pangan, pariwisata dan lingkungan hidup”, Dari tema pembangunan ini nantinya akan dijabarkan melalui kegiatan-kegiatan pada perangkat daerah yang akan dilaksanakan dan nantinya juga akan dibahas dalam forum ini.

“Untuk itu saat ini marilah kita secara bersama-sama memberikan sumbangan pemikiran dalam bentuk masukan dan saran untuk menyempurnakan rancangan awal RKPD ini, sehingga arah pembangunan yang kita sepakati bersama ini dapat bermanfaat dan senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat Kota Tomohon yang kita cintai,” pungkasnya.

Tampil sebagai Narasumber Sekretaris Bapeda Provinsi Sulawesi Utara Aldrin Anis, SP, MT, Akademis Noldy Tuerah, Ph.D.

Hadir secara langsung para Asisten di jajaran pemerintah Kota Tomohon, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Drs. Daniel Pontonuwu, para tokoh Masyarakat, tokoh Agama serta undangan.

Hadir secara daring Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon terpilih Caroll Senduk – Wenny Lumentut.

Yunita Rotikan

Tags: