Jadwal Liga 2 Belum Dirilis PT LIB, Manajemen Sulut United Rombak 75 Persen Pemain

Manado – Manajemen Sulut United langsung bergerak cepat dengan mempersiapkan kerangka tim. Meski PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum ada  kapan akan bergulirnya kompetisi akan digelar.

Seperti yang terlihat Senin (05/03/2021), saat tim serius melakukan pemusatan latihan di Stadion Klabat Manado di bawa asuhan Head Coach Ricky Nelson. Para pemain serius melahap setiap porsi latihan. Meski demikian vakumnya kompetisi Liga 2 kurang lebih setahun, akibat pandemi Covid-19 turut mempengaruhi performa dan stamina pemain.

Berbagai persiapan sudah dilakukan sejak sepekan sejak pekan lalu dengan mengelar  latihan  dilapangan Tinoor, Tomohon. dan Target untuk di lolos ke Liga 1 sebagai kasta tertinggi  Sepk Bola di Indonesia menjadi menjadi tujuan utama.

Menurut Head Coach Sulut United Ricky Nelson kepada awak media usai mengelar latihan mengatakan alasan dirinya meminta manajemen lebih cepat untuk mempersiapkan tim ini karena memang ada beberapa klub yang baru memulai di bulan April atau ada juga yang memilih setelah usai lebaran karena menunggu sampai ada kepastian.

Baca Juga:  Bupati SWM Teken Surat Hibah Tanah Pembangunan Kantor Kodim 1301/STL

“Saya pribadi lebih yakin bahwa Kompetisi Liga 2 bisa betjalan karena kita melihat piala Menpora berjalan dengan normal,” ujar Nelson.

Selain itu, problem berikutnya adalah tim ini terjadi banyak pergantian pemain yang artinya jika mereka memulai agak terlambat nantinya akan kesulitan menyatukan para pemain.

“Jadi dengan waktu yang lebih cepat  saya berharap pemain-pemain baru ini lebih menyatu karena jujur kita merombak hampir 75 persen pemain,” bebernya.

Sehingga menurutnya, mau tidak mau tim ini harus lebih dini dipersiapkan agar chemistry antar pemain dapat terjadi karena kalau tidak, itu akan menjadi masalah buatnya untuk menghadapi kompetisi nantinya.

“Apalagi kondisi pertandingan nanti tanpa penonton. Jadi, benar-benar tekanannya ada pada pemain dan mereka sendirilah yang harus bertanggung jawab. Untuk itu mereka harus punya chemistry yang lebih kuat,” pungkas Nelson.

(***/Ben)