Bertandang ke Pusat, Senduk Harap Proposal PEN Disetujui Kemendagri dan Kemenkeu

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, SH, Senin (12/4) hari ini bersama rombongan bertandang ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Senin (12/4).

Kunjungan Wali Kota dalam rangka berkonsultasi dan menyerahkan Proposal Pinjaman PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) Daerah ke Kemendari dan Kemenkeu RI.

Wali Kota dan rombongan diterima Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kemendagri Ibu Marisi Parulian dan Direktur Kapasitas dan Pelaksana Transfer Kemenkeu Bhimantara Widyajala yang didampingi Dudi Hermawan (Kasubdit Pembiayaan dan Penataan Daerah) serta jajaran.

Dikatakan Wali Kota, pengajuan proposal PEN ini adalah salah satu usaha CSWL dalam rangka menopang realisasi program – program untuk terwujudnya visi misi CSWL demi kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon.

“Besaran pinjaman PEN yang kami ajukan adalah sebesar 300 Milyar, berbentuk pinjaman kegiatan,” terang Caroll Senduk.

Dana tersebut, lanjutnya, meliputi kegiatan di hampir semua sektor seperti Kesehatan (penambahan fasilitas rawat jalan dan fasilitas lainnya di RSUD), Pendidikan (Pengembangan budaya dan alat2 IT di sekolah-sekolah), PU (Pengembangam jalan dan jembatan, pembangunan IPAL, Normalisasi sungai, pembangunan SPAM dan drainase perkotaan), Permukiman (perbaikan rumah tinggal layak huni) serta sektor – sektor lainnya seperti pariwisata, lingkungan hidup.

Baca Juga:  Jimmy Eman Saksikan 128 orang di Paroki Sarongsong Terima Sakramen Krisma

“Harapanya Walikota proposal ini akan disetujui sehingga dapat segera direalisasikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tukasnya.

Direktur Kapasitas dan Pelaksana Transfer berharap, apabila permohonan ini telah disetujui dan diproses, kiranya dalam pemanfaatan agar dipergunakan dengan sebaik-baiknya sesuai ketentuan yang berlaku untuk kepentingan masyarakat, serta hindari penyalahgunaan.

“Karena apabila disalahgunakan akan berhadapan dengan hukum,: katanya.

Selain itu, karena pinjaman ini berbentuk pinjaman kegiatan, maka diharapkan dalam pelaksanaannya lebih memberdayakan tenaga kerja lokal, dan bahan bakunya diambil dari hasil – hasil lokal.

“Karena salah satu tujuan dari pinjaman PEN ini adalah untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat akibat covid-19,” ucapnya.

Sementara Direktur Fasilitasi Dana perimbangan dan pinjaman daerah menandaskan pada prinsipnya Kemendagri menunggu persetujuan dari Kemenkeu dan dlm waktu paling lambat 3 hari.

“Setelah persetujuan dari Kemenkeu, akan diterbitkan surat rekomendasi dari Kemendagri untuk pemberian pinjaman PEN,” tuturnya.

Turut hadir mendampingi Walikota Kepala BPKPD Drs. Gerardus Mogi, MAP, Kabag Prokopim Christo Kalumata, SSTP  dan Kabid Perbendaharaan BPKPD Dani Liuw.

Baca Juga:  Kelurahan Kakaskasen Tiga Gelar Musrenbang 2017

Yunita Rotikan