Badai Tropis SURIGAE, Gubernur Olly Minta Warga Waspada

Manado, MANADONEWS – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) belum lama ini mengeluarkan peringatan dini akan ancaman bibit siklon tropis 94W yang berpotensi melanda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dampaknya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Provinsi Sulawesi Utara akan mengalami hujan dengan intesitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang.

Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter diprediksi  terjadi di Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung -Likupang, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Raja Ampat bagian utara, Perairan Selatan Biak, Teluk Cendrawasih, Perairan Jayapura – Sarmi.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengimbau kepada warga dan nelayan untuk mewaspadai dan berhati-hati dengan kondisi cuaca ekstrim yang saat ini yang sering terjadi.

“Khususnya masyarakat Talaud, Sangihe dan Sitaro. Kami mengimbau untuk hati-hati dan waspada dengan kondisi cuaca ekstrim,” kata Olly di Manado, Kamis (15/4).

Olly mengakui, sektor perikanan meruoakan salah satu sumber kehidupan di daerah kepulauan. “Memang kita ketahui bersama, kehidupan masyarakat di sana sebagian besar sebagai nelayan. Mari kita waspada. Jangan karena kita tidak tahan diri selama 3-4, terjadi keadaan yang fatal bagi kehidupan,” ungkapnya.

Baca Juga:  114 Anggota Polresta Manado Naik Pangkat

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulut dengan cepat merespon peringatan BMKG. Wakil Gubernur Steven Kandouw pihaknya telah melakukan langkah-langkah mitigasi. Termasuk instansi vertikal seperti Balai Sungai serta Balai Jalan.

“Karena mereka memiliki alat-alat yang mumpuni menghadapi bencana. Itu pun kalau betul-betul datang, maka kita di daerah sudah siap,” ungkapnya.

menggerakkan semua stakeholder seperti BNPB, Basarnas, TNI/Polri serta BPBD. Kemudian strategi yang lain adalah lokal konten Sulut, yakni sosialisasi melalui tokoh-tokoh agama. Agar supaya semua terlibat mengingatkan hal ini,” tuturnya.

Pemprov Sulut juga mengingatkan kepada 15 kabupaten/kota agar mensosialisasikan hal ini sampai ke tingkat desa. Surat edaran untuk bupati/wali kota disiapkan. Bahkan surat tersebut, langsung ditandatangani Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw.

“Harus bergerak cepat untuk melakukan antisipasi ancaman badai siklon tropis ini,” tandasnya.(***)