Kenapa Tuhan tidak Pernah Memilih Orang Sempurna dalam Pelayanan? Begini Khotbah Pendeta Gustaf Walangitan

Tombulu, Manadonews.co.id – Sifat manusia ketika mendengar sekaligus melaksanakan Firman Tuhan berbeda-beda.

Demikian awal khotbah Pdt. Gustaf Walangitan, M.Th, Ketua BPMJ Torsina Kembes yang juga Ketua BPMW Kembes, ketika memimpin ibadah Minggu (18/4/2021) pagi, GMIM Alfa Omega Rumengkor.

Pembacaan Alkitab, 1 Petrus 1: 3-12, dengan judul “Pengharapan, iman dan kasih”.

“Type manusia yang mendengarkan firman menurut orang Yahudi, ada orang cepat mendengar tapi cepat melupakan. Ada yang lambat dengar tapi lambat lupa. Lambat dengar, lambat memahami pasti kecil yang diperoleh. Paling baik, cepat mendengar sekaligus tidak pernah melupakan,” jelas Pendeta Gustaf Walangitan.

Kisah kebangkitan Yesus Kristus penuh dinamika. Thomas yang tak lain murid Yesus mengatakan dia tidak akan percaya kalau belum melihat.

“Petrus juga ketika perempuan perempuan bilang Yesus sudah bangkit dia pergi ke kubur ingin membuktikan langsung,” terang Pendeta Gustaf.

Jika ingin selamat maka harus mencari Tuhan. Tapi, banyak orang mencari Tuhan tidak ketemu karena mengandalkan kekuatan pribadi.

“Bersyukur bahwa kita sebagai jemaat GMIM yakin betul kita adalah orang orang yang dipilih Allah dan dimudahkan oleh roh supaya taat kepada Yesus Kristus,” tukasnya.

Baca Juga:  Orang Ini jadi Baik dan Melayani Tuhan secara Luar Biasa, Begini Ceritanya

Melalui suara lantang Petrus mengucapkan terpujilah Tuhan Allah. Keyakinan orang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat Dunia dengan jaminan Surga yang kekal.

“Buka hati maka pintu surga akan terbuka. Hidup dan mati kita persembahkan untuk gereja Tuhan,” kata Pendeta Gustaf.

Tidak ada manusia yang sempurna karena Tuhan tidak pernah memilih orang sempurna melaksanakan pelayanan.

“Tuhan tahu jika memilih orang sempurna dia tidak akan taat pada perintahNya,” pungkas Pendeta Gustaf.

Ibadah dirangkaikan dengan penerimaan dua vikaris yakni vikaris Pdt. Theofanny Maria Maramis, S.Th dan vikaris Pdt. Mona Rombot, S.Th,  juga pelantikan Panitia Pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) di semua aras periode 2022-2027.

Ibadah mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni wajib cuci tangan dan uji suhu tubuh sebelum masuk gedung gereja, pakai masker dan duduk jaga jarak.

Hadir Ketua BPMJ GMIM Alfa Omega Rumengkor, Pdt. Welly Pudihang, S.Th, Pdt. Veronica Sendow, S.Teol, Pdt. Hana Ireine Tamunu, S.Th, orientator Eunike Sumenge, S.Th, wakil ketua BPMJ Pnt. Yopy Warbung, sekretaris Pnt. Drs. Dolvy Palit, bendahara Sym. Dra. Meiske Pangemanan, Pelsus dan jemaat Kolom 1 hingga 14. (JerryPalohoon)

Baca Juga:  Pangdam XIII/Merdeka Resmikan Kantor Trans Continent