Lelang Jabatan, Ini Kata Gubernur Olly Dondokambey

  • Whatsapp

Manado, MANADONEWS –
Pemerintah Provinsi (Pempov) Sulawesi Utara (Sulut) bakal melangsungkan proses lelang terbuka (open bidding) jabatan eselon II Pemprov Sulut.

Hal ini menyusul adanya sejumlah jabatan yang lowong dan masih ditempati pelaksana tugas.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan meminta izin Kemntrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kita minta izin KASN dan Kemndagri dulu,” kata Olly kepada wartawan, di Manado, belum lama ini.

Diketahui, untuk memulai mutasi ini harus seizin mendagri. Pasalnya sesuai Undang-undang Pilkada, kepala daerah baru bisa melakukan mutasi PNS nanti 6 bulan setelah dilantik.

Perkiraan, gubernur baru bisa melakukan mutasi 15 Agustus 2021 sesuai batas waktu. Sebelum waktunya tiba, maka ada opsi untuk memulai proses lelang terbuka.

“Nanti akan dilakukan bertahap, apakah akan open bidding atau hanya jabatan sesama eselon II digeser,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulut, Femmy Suluh belum lama ini.

Sekedar informasi, sedikitnya sejumlah jabatan eselon II diisi pelaksana tugas.

Baca Juga:  Menu Unggulan Hotel Dipamerkan di Festival Pesona Bunaken 2019

Untuk jabatan Eselon II A yakni Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Dukcapil, dan Kepala Dinas Kebudayaan.

Kemudian jabatan eselon II B, yakni Kepala Biro Ekonomi SDM, dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.

Adapun, sebelum dilelang secara terbuka, jabatan – jabatan dimaksud sudah ditempati para PNS sebagai pelaksana tugas. Mereka masuk kategori petahana.

Semisal Voura Kumendong dipercaya menjabat Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Voura menjabat Kepala Bidang di Dinas Dukcapil Provinsi Sulut. Ia dipercaya merangkap jabatan Plt Kepala Dinas, karena pejabat lama Bahagia Mokoagow sudah purnatugas alias pensiun.

Ada lagi, Patricia Mawitjere masuk tataran eselon II meski masih berstatus Plt Kepala Dinas Kebudayaan. Patricia menduduki jabatan Sekretaris Dinas Kebudayaan merangkap jabatan sebagai Plt Kepala Dinas menggantikan Djenri Sualang yang pensiun. Ia menerima SK 2 Februari 2021.

Selanjutnya ada Rainer Dondokambey yang sudah menduduki jabatan Plt Kepala Dinas Kehutanan sejak 27 Juli 2020.

Rainer masih menjabat Sekretaris Dinas Kehutanan merangkap jabatan Kepala Dinas. Ia menggantikan Roy Tumiwa yang dimutasi menjabat Kepala Dinas Pengembangan SDM Sulut.

Baca Juga:  Konsep Membangun Minut Dari Pinggiran, JG-KWL Andalkan Program "Minut Terang"

Terakhir, pejabat yang siap masuk kabinet Olly-Steven, Adolf Tamengkel. Adolf sudah dipercaya sebagai Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut. Ia sudah cukup lama berstatus Pelakasna tugas sejak 2019.

Adolf menggantikan Steve Kepel yang dimutasi menjabat Kepala Dinas Prasarana Pemukiman Sulut.

PNS yang menjabat eselon III juga berpeluang masuk ke kabinet eselon II karena banyak pejabat eselon II tahun ini pensiun. Sehingga membuka kesempatan bagi wajah baru untuk promosi.

Semisal Jefry Korengkeng – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah yang pensiun tanggal 27 April 2021 karena sudah memasuki usia 60 tahun

Mieke Pangkong – Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemprov Sulut.  Mieke terhitung akan pensiun di Bulan Mei 2021

Refly Ngantung – Kepala Dinas Perkebunan. Ia akan masuk purna tugas per tanggal 22 Juli 2021.

Edison Humiang – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Ia akan  purna tugas per 4 Agustus 2021.

Roy Mewoh – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Ia akan pensiun per 28 November 2021.(Youngky)

Baca Juga:  Bolmong Dapat Penghargaan Mendagri

Pos terkait