Bupati Minut dan Kajari Minut “Satu Meja” di PRO 1 RRI Manado

  • Whatsapp

Manado, MANADONEWS.co.id- Bupati dan Wakil Bupati Minut Joune Ganda dan Kevin William Lotulung dengan Kepala Kejaksaan Negeri(Kajari) Minut gelar dialog interaktif dengan topik “Jaksa Menyapa” di Pro 1 RRI 94,5 Kamis (6/5/2021) di Manado.

Adapun tema dari kegiatan dialog interaktif ini seputar tentang Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah( Gen PPK-JMS).

Bupati Minut Joune Ganda, SE dalam kesempatan itu mengatakan kegiatan ini bentuk sinergitas Pemerintah Kabupaten Minut dengan  Kejari Minut dalam hal memberikan edukasi hukum kepada masyarakat terkait masalah hukum.

“Pemkab Minut dan Kejari Minut berkolaborasi meluruskan apa yang seharusnya di luruskan dan melakukan penegasan-penegasan dan mengaktifkan kembali inovasi yang  sudah ada melalui berkolaborasi dgn stakeholder”katanya.

Menurutnya, kegiatan ini bentuk komitmen Pemda Minut untuk mewujudkan transparansi hukum dan pemerintahan yang transparan.

“Dengan banyaknya masalah hukum yang terjadi di daerah ini, maka saya merasa perlu lebih mengintensifkan fungsi aparat penegak hukum khususnya pihak Kejaksaan negeri Minut dalam bentuk pengawasan dan penerapan hukum yang benar.”kata Joune Ganda.

Baca Juga:  Asisten 2 Setdaprov Sulut Bawakan Materi di Iven APEC Singapura

Dia menambahkan, untuk jangka panjang Pemkab Minut dan Kejari Minut akan me-launching program jaksa masuk desa.

“Soal hukum perlu diinformasikan secara dini mulai usia sekolah dan masyarakat awam di Desa, untuk itu dalam waktu dekat akan diluncurkan program Jaksa masuk desa “tandasnya sambil menegaskan program kemitraan Pemkab dan Kejari Minut ini bukan untuk mencari kesalahan tapi justru mencegah jangan terjadi kesalahan.

Sementari itu Kejari Minut Fanny Widyastuti SH MH dalam dialog interaktif itu menjelaskan  saat ini telah melaksanakan dan akan melaksanakan berbagai program sosialisasi tentang hukum dan pendampingan hukum kepada pemerintah Kabupaten Minut.

“Pada dasarnya Kejari Minut ada tupoksi yang diatur oleh Undang-undang terkait dengan fungsi Jaksa pengacara negara yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah Minut”ujarnya.

Dia menjelaskan, terkait dengan pemerintahan Minut di bawah kepemimpinan JGKWL meski masih relatif baru namun sangat “welcome” dan membuka diri dengan program pendampingan dan edukasi yang kami tawarkan, diantaranya Jaksa masuk sekolah dan jaksa masuk desa.

Baca Juga:  Hebat! Garuda Cargo Dipercaya Angkut Komoditas Andalan Asal Sulut Ke Jepang

“Saya optimis, melalui sinergitas dan keterbukaan oleh Pemda Minut saat ini dengan melibatkan aparat kejaksaan dalam kegiatan tertentu maka komitmen mewujudkan good goverment dan pemerintahan yang berwibawa akan terwujud.” Katanya.

Dalam kegiatan dialog interaktif ini Kejari Minut turut didampingi oleh Kasi Intel Ekaputra Polimpung,SH.,MH, Kasi Datun Bratha Hariputra,SH.,MH dan Ajudan Muhammad Chamim FG.

Pantauan media ini, selama dialog interaktif sejumlah warga lewat line telpon mensupport Bupati dan Kejari Minut dalam mencegah pelanggaran hukum dan pemerintahan serta mengadukan sejumlah kasus  dugaan penyelewengan dana Covid-19 semasa pemerintahan sebelumnya.

Atas pertanyaan para penelpon, baik Bupati didampingi oleh Wakil Bupati dan Kajari Minut didampingi oleh Kasi Intel Kejari Minut, menjawab dengan lugas, jelas dan tuntas.

Usai dialog, petinggi Kabupaten dan Kejari Minut foto bersama dengan pimpinan dan crew PRO 1 RRI Manado.(Nando)

Pos terkait