Resmi Dibuka, Empat Jabatan Eselon 2 Pemprov Sulut Diperebutkan

  • Whatsapp

Manado, MANADONEWS –
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) telah membuka seleksi jabatan eselon II. Kali ini, seleksi terbuka untuk empat jabatan dan diikuti sembilan pejabat.

Asisten III Setdaprov Sulut Asiano G Kawatu mengatakan, dari empat jabatan yang dibuka, baru dua jabatan yang dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

“Baru lengkap itu dua jabatan, yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Biro Kesra,” beber Asisten III Setdaprov Sulut Asiano G Kawatu, Senin (24/5) di Manado.

Adapun jabatan eselon II Pemprov Sulut kosong lainnya yang telah dibuka, yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas Kebudayaan, masih menunggu pejabat yang ingin ikut seleksi terbuka.

“Belum bisa dilanjutkan karena dua perangkat daerah itu belum cukup orang yang mendaftar. Kan, minimal tiga orang dalam satu jabatan,” ungkap Kawatu.

Kawatu yang juga wakil ketua panitia seleksi menjelaskan, sembilan pejabat yang ikut lelang jabatan eselon II Pemprov Sulut ini terdiri dari empat pejabat di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, sementara untuk Biro Kesra ada lima pejabat yang mendaftar. Kesembilan pejabat ini akan ‘bertarung’ dengan mengikuti beberapa tahapan.

Baca Juga:  ROR Minta P/KB Manado Tenggara Terus Bertekun dalam Doa

“Mulai esok mereka masuk ke penulisan makalah. Habis itu Kamis lakukan wawancara,” terangnya.

Setelah itu, hasilnya dikirm ke Kemendagri. Mudah-mudahan (hasilnya) secepatnya dapat,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Femmy Suluh menambahkan dalam proses seleksi terbuka ini tidak lagi mengikuti tahapan assesment.

“Para pejabat yang ikut seleksi ini pernah ikut assesment. Di mana, assesment mereka ini masih berlaku tiga tahun. Sehingga sudah tidak dilaksanakan lagi langsung ke tes makalah,” bebernya.

Sementara untuk jabatan lainnya, kata Suluh, akan dibuka kembali.

“Dua lainnya akan dibuka kembali. Karena belum penuhi kuota. Minimal tiga pejabat karena saat ini pandemi Covid-19,” tukasnya.

Diketahui, kabinet Sulut Hebat yang dinakhodai Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw masih II diisi pelaksana tugas.

Untuk jabatan Eselon II A yakni Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Dukcapil, dan Kepala Dinas Kebudayaan.

Kemudian jabatan eselon II B, yakni Kepala Biro Ekonomi SDM, dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.

Baca Juga:  Inspeksi Alsintan, Franky Wongkar Temukan Fakta Mengejutkan

Adapun, sebelum dilelang secara terbuka, jabatan – jabatan dimaksud sudah ditempati para PNS sebagai pelaksana tugas. Mereka masuk kategori petahana.

Semisal Voura Kumendong dipercaya menjabat Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Voura menjabat Kepala Bidang di Dinas Dukcapil Provinsi Sulut. Ia dipercaya merangkap jabatan Plt Kepala Dinas, karena pejabat lama Bahagia Mokoagow sudah purnatugas alias pensiun.

Ada lagi, Patricia Mawitjere masuk tataran eselon II meski masih berstatus Plt Kepala Dinas Kebudayaan. Patricia menduduki jabatan Sekretaris Dinas Kebudayaan merangkap jabatan sebagai Plt Kepala Dinas menggantikan Djenri Sualang yang pensiun. Ia menerima SK 2 Februari 2021.

Selanjutnya ada Rainer Dondokambey yang sudah menduduki jabatan Plt Kepala Dinas Kehutanan sejak 27 Juli 2020.

Rainer masih menjabat Sekretaris Dinas Kehutanan merangkap jabatan Kepala Dinas. Ia menggantikan Roy Tumiwa yang dimutasi menjabat Kepala Dinas Pengembangan SDM Sulut.

Terakhir, pejabat yang siap masuk kabinet Olly-Steven, Adolf Tamengkel. Adolf sudah dipercaya sebagai Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut. Ia sudah cukup lama berstatus Pelakasna tugas sejak 2019.

Baca Juga:  Ribuan Massa Yasti - Yanny Mulai 'Kepung' Inobonto

Adolf menggantikan Steve Kepel yang dimutasi menjabat Kepala Dinas Prasarana Pemukiman Sulut.

PNS yang menjabat eselon III juga berpeluang masuk ke kabinet eselon II karena banyak pejabat eselon II tahun ini pensiun. Sehingga membuka kesempatan bagi wajah baru untuk promosi.

Semisal Jefry Korengkeng – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah yang pensiun tanggal 27 April 2021 karena sudah memasuki usia 60 tahun

Mieke Pangkong – Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemprov Sulut.  Mieke terhitung akan pensiun di Bulan Mei 2021

Refly Ngantung – Kepala Dinas Perkebunan. Ia akan masuk purna tugas per tanggal 22 Juli 2021.

Edison Humiang – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Ia akan  purna tugas per 4 Agustus 2021.

Roy Mewoh – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Ia akan pensiun per 28 November 2021.

(Youngky)

Pos terkait