Anyaman Kreatifitas KPA Likupang di Apresiasi Adriana Dondokambey dan Kadispar Sulut

  • Whatsapp

Minut, MANADONEWS.co.id  – Kelompok Pecinta Alam (KPA) Likupang mendapat undangan khusus dari Dinas Pariwisata Sulawesi Utara ketika diketahui memiliki produk ekonomi kreatif (e-kraf) yang sedang dirintis. Diwakili empat personil, produk e-kraf KPA Likupang bahkan meraih juara satu sebagai objek foto dalam simulasi lomba foto yang juri sekaligus pematerinya adalah jurnalis senior dan traveller Dudi Sugandi dan pengusaha sukses Pikukuh Pambudhianto. 

Hal ini berlangsung dalam Bimbingan Teknis Pelatihan Pemasaran Digital Kemenparekraf di Hotel Paradise Likupang, Kamis (26/05/2021). Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Bapak Hendry Kaitjily memberi apresiasi atas usaha yang dilakukan KPA Likupang yang didominasi anak muda. 

Bahkan produk topi anyaman dari ginto atau tali hutan yang diberi nama ‘topi rimba Likupang’ ini langsung dibeli dan dibawa pulang Kadispar Sulut. “Luar biasa ide dan kearifan lokal dari produk topi ini dan tentu buat lagi lebih bagus lagi yah. Saya langsung bawa pulang ini (topi, red) karena saya hobi pakai topi,” ujarnya disaksikan peserta bimtek lainnya. 

Baca Juga:  Makna Kematian Yesus Kristus melalui Ibadah Jumat Agung Live Streaming

Hendry berharap KPA Likupang walaupun identik dengan hiking dan traveling tetapi harus terus berkarya di untuk mendukung  e-kraf dari generasi millenials dan generasi Z. “Harus berkarya yah.. Nanti kalau jalan-jalan sudah bisa biaya sendiri kan kalau punya usaha?” kata pria yang senang memotivasi para kaum muda ini. 

Apresiasi juga disampaikan Anggota DPR RI Komisi X Adriana Dondokambey ketika melihat sejumlah produk lokal yang bervariasi saat pelatihan. Ibu Adriana bahkan memberikan hadiah kepada 5 peserta terbaik yang berhasil memotret produk ekraf, termasuk kepada simpatisan KPA Likupang dari Desa Wineru yang memotret produk topi anyaman KPA Likupang dan berhasil menjadi juara satu. 

“Tingkatkan promosi karena potensi souvenis di Likupang dan Sulawesi Utara pada umumnya tidak kalah dengan Bali. Layani pelanggan dengan cara yang tepat itu akan mempermudah saat kita bersaing dengan kompetitor,” pesan Ibu Adriana saat menutup kegiatan. 

Sementara itu, Ketua Pendiri KPA Likupang Yudith Rondonuwu, mengatakan, selain topi anyaman dari ginto KPA Likupang dengan binaan pengurus Komunitas Likupang Raya (KLiR) akan terus membantu pemasaran kuliner dan kue tradisional khas Likupang lainnya. 

Baca Juga:  Ditengah Pandemi, Pemkot Kotamobagu Kembali Raih WTP

“Pelatihan yang langsung dengan praktek seru dan sangat bermanfaat untuk bisa diaplikasikan dalam kegiatan pendakian gunung ataupun petualangan lainnya,” ujar Rondonuwu.(nando)

Pos terkait