Tenaga Kerja Asing Meningkat, Wagub Sulut Bilang Begini

Manado, MANADONEWS –
Tenaga kerja asing (TKA) yang masuk Sulawesi Utara (Sulut) terjadi peningkatan. Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, jumlah TKA saat ini sebanyak 58 orang.

“TKA sebanyak 58 orang di tahun 2021. Memang ada peningkatan,” ungkap Wagub saat menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI di Provinsi Sulut di Ruang FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (28/05).

Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Sulut akan terus melakukan monitoring secara ketat. “TKA terlebih dahulu harus jalani masa karantina,” ujarnya.
Lebih lanjut, wagub mengungkapkan jika Provinsi Sulut memang kebagian pintu masuk TKA, tapi hanya bersifat transit saja sebelum lanjut ke daerah tujuan seperti ke Morowali dan daerah lainnya.

Dari peningkatan jumlah TKA tentu dibarengi pengawasan secara ketat terhadap berjasama dengan Imigrasi. Artinya, Disnakertransda bersama Imigrasi serin melakukan upaya edukasi.

“Jadi selalu diperketat secara rutin dan responsif melalui Timpora,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IX Felly Esterlita Runtuwene menyinggung soal membludaknya ketenagakerjaan asing yang masuk Indonesia, apalagi memiliki dampak ditengah masa pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Bupati Talaud Dukung Penuh Pencegahan Karhutla

Kata felly, masuknya TKA ke Indonesia tak terbendung. Untuk itu, pihak Komisi IX DPR RI melakukan monitoring, menyerap dan menghimpun tenaga kerja yang masuk Indonesia.

“TKA memang sesungguhnya mendorong ekonomi dalam meningkatkan lapangan kerja. Apalagi Pemerintah memberikan red karpet terhadap tenaga kerja asing,” ujar Runtuwene.

Oleh karena itu, Felly mengimbau kepada Pemerintah untuk tetap menjaga keseimbangan ketenagakerjaan, terlebih di masa pandemi saat ini.

Tenaga kerja Lokal harusnya menjadi alternatif. Ia mengharapkan Pemerintah diminta jaga keseimbangan tenaga kerja.

Apalagi, regulasi Indonesia soal TKA harus memiliki keahlian khusus, dan ini harus diperhatikan pemerintah karena saat ini sudah sebanyak 8 ribuan TKA masuk Indonesia.

“Kedepan kiranya kepada pemerintah adanya keberpihakan kepada warga Indonesia untuk mendominasi ketenagakerjaan di Indonesia,” imbaunya.

Hadir dalam kunjungan kerja ini Kasdam XIII Merdeka Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, SE, Wakapolda Sulut Brigjen. Pol. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, Dirjen dari Kemenakertran RI serta pihak Imigrasi kadis Erni Tumundo.

(Youngky)