Siswa yang tidak Terima Beasiswa jangan Kecewa, Ini Penjelasan Walikota Andrei Angouw

  • Whatsapp

Manado – Pemerintah kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan apresiasi dalam bentuk bantuan pendidikan beasiswa kepada siswa yang berprestasi di bidang akademik.

Hal tersebut ditegaskan Walikota Andrei Angouw di sela acara puncak Hari Pendidikan Nasional di ruang serbaguna Kantor Walikota, Jumat (18/6/2021) pagi.

Bacaan Lainnya

Andrei Angouw menjelaskan, bantuan beasiswa di masing-masing jenjang tak sama. Meski demikian tidak semua siswa akan mendapatkan beasiswa.

“Kenapa tidak semua? Karena dalam pemberian bantuan itu harus ada kriteria. Konsep beasiswa berbeda dengan bantuan sosial (Bansos), kriterianya di sini adalah berprestasi, nilai akademik bagus dan tidak mampu,” tukas Andrei Angouw.

Tak lupa Andrei Angouw memberi motivasi hidup kepada anak-anak sekolah agar bisa memiliki semangat dan kreativitas hidup.

Baca Juga:  Andrei Angouw Bicara Sinergitas dan Anggaran 200 Juta Per Tahun Setiap Lingkungan

Andrei Angouw mengingatkan anak-anak bisa menjadi ahli paling tidak bagi diri sendiri.

“Untuk menjadi ahli kita harus memiliki mental yang baik. Bekerja dan punya nilai tambah, jangan punya mental pengemis,” tegas Andrei Angouw.

Walikota Andrei Angouw juga mengingatkan bahaya narkoba dan alkohol. Orang tua dan guru sama-sama harus memberi perhatian.

“Selain orang tua di rumah maka guru-guru harus wajib mengawasi setiap gerak gerik siswa,” tutur Angouw.

Andrei Angouw juga menyinggung pekerjaan guru harus profesional, jangan ikut berpolitik. Kesejahteraan guru akan ditingkatkan namunengikuti kemampuan anggaran.

“Tunjangan sertifikasi jangan sampai terlambat apalagi dipotong. Guru dan seisi keluarga wajib menjalani vaksinasi Covid-19,” pungkas Andrei Angouw.

Diketahui, kegiatan bertemakan APRESIASI PENDIDIKAN KOTA MANADO, diawali laporan dari pelaksana kegiatan yang disampaikan Drs. Enoch Saul.

Acara diselingi dengan kwartet guru yang menjadi juara lomba, penayangan film pendek yang sifatnya edukatif tentang kesiapan anak didik dari keluarga pemulung yang bekerja keras untuk dapat memperoleh HP android sebagai sarana mengikuti proses belajar daring di era pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Kejari Naikkan Status Dugaan Korupsi Pengadaan Insinerator DLH Kota Manado ke Tahap Penyidikan

Juga ditampilkan atraksi melukis seniman-seniman cilik SD dan SMP.

Di kesempatan ini, Walikota Andrei Angouw menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi lewat LPMP Sulut untuk Penggerak Pendidikan Kota Manado lewat program “Sekolah Penggerak” tahun 2021.

Selanjutnya penyerahan penghargaan piala dan piagam kepada para pemenang lomba seni, fim pendek, dan lainnya, bagi para murid SD maupun SMP, serta guru-guru pemenang lomba. (Benyamin)

Pos terkait