Virus Corona Varian lebih Mematikan Intai Manado, Walikota Andrei Angouw kembali Ajak Masyarakat Divaksinasi

  • Whatsapp

Manado – Walikota Andrei Angouw ingatkan warga agar mewaspadai virus Corona varian Delta sebagai varian mutasi B-16172.

Pasalnya, virus ini bisa masuk ke Kota Manado. Mematuhi protokol kesehatan merupakan salah-satu cara mencegah penularan. Sementara, vaksinasi adalah cara ampuh menangkal virus.

Bacaan Lainnya

“Virus Delta sudah mengintai Kota Manado. Kita harus mewaspadainya segera,” jelas  Andrei Angouw kepada wartawan usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Politeknik Negeri Manado di Balai Kota, Rabu (23/6/2021).

Secara spesifik, varian Delta dulunya dikenal dengan nama varian B.1.617. Varian ini merupakan hasil mutasi ganda E484Q (mirip dengan varian corona Afrika Selatan) dan L452R (terdeketeksi di California).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi peringatan soal varian ini. Lembaga PBB itu menyebut varian ini sangat menular, jenis tercepat dan terkuat yang pernah ada dan akan “mengambil” orang-orang paling rentan di wilayah dengan vaksinasi Covid-19 rendah.

Baca Juga:  Jakop Mangole Resmi Ditunjuk PDI-P Sebagai Ketua Dewan Talaud

Gejala Covid-19 yang sebelumnya dianggap sering terjadi seperti batuk dan kehilangan penciuman justru lebih jarang terjadi pada orang yang terinfeksi varian Delta.

Sedangkan, pada pasien yang lebih muda, gejala Covid-19 yang lebih dominan adalah pilek atau badan terasa tidak enak atau kelelahan.

“Varian Delta khusus ini lebih cepat, lebih ‘bugar’, akan memilih yang lebih rentan lebih efisien dari pada varian sebelumnya,” tutur Angouw.

Sehingga, menurutnya, jika ada orang yang dibiarkan tanpa vaksinasi, mereka tetap berada pada risiko lebih lanjut. AstraZeneca menawarkan perlindungan tinggi, ke varian Delta.

Vaksin memberikan 92% perlindungan ke penerimanya, dari risiko rawat inap ke rumah sakit akibat varian Delta.

“Kota Manado saat ini sebagian besar menggunakan Vaksin AstraZeneca dan kemarin mencatatkan 5207 orang yang divaksin di sekitar 43 lokasi pemberian vaksin. Mari terus kita percepat program vaksinasi ini agar ruang gerak virus ini semakin terhambat dan Manado segera mencapai imunitas kolektif Covid-19,” pungkas Andrei Angouw.

Diketahui, program Vaksinasi Hebat yang dilaksanakan Pemkot Manado menargetkan 350 ribu warga Manado tuntas divaksinasi hingga Oktober 2021 mendatang. (JerryPalohoon)

Baca Juga:  Diskominfo Kotamobagu Terima Kunjungan KPID Sulut


Pos terkait