Tegas! Pelanggar PPKM di Sangihe Dicabut Ijin Usahanya

  • Whatsapp

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo, SIK turun langsung pada Operasi Yustisi, KRYD dan Pekat bersama Instansi terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka pencegahan Covid-19 Sabtu (10/07) malam sekira Pukul 20:00 Wita.

Pada operasi yang menyasar sejumlah titik yang telah ditentukan sebelumnya berhasil menjaring sejumlah toko dan rumah makan yang masih beroperasi padahal sudah melewati jam yang ditentukan, yakni pukul 20.00 Wita.

Bacaan Lainnya

“Masih ditemukan Toko, Rumah Makan dan Pedagang kaki lima yang belum ditutup pada jam yang sudah ditentukan oleh Pemerintah,” terang Kapolres Sangihe AKBP Tiny Budhi Susetyo, SIK kepada manadonews.co.id.

Lanjutnya, temuan di lapangan, gternyata masih ada pemilik dan pengelolah tempat usaha yang belum mengetahui pembatasan jam operasional.

“Kami pun memberi himbauan kepada masyarakat terkait dengan penerapan Protokol Kesehatan dalam setiap kegiatan, pembatasan jam operasional gtempat usaha serta menghindari kerumunan,” tuturnya.

Baca Juga:  Jabes Gaghana Serahkan Bansos dan Kartu BPJS-TK buat Warga Terdampak Covid-19

Bagi yang melanggar, kata Kapolres, akan ada sanksi tegas sesuai aturan yang ditetapkan.

Turut dalam operasi bersama, Bupati Kab. Kepl. Sangihe Jabes Gaghana, SE ME, Dandim 1301 Sangihe Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin,S.I.P, M.I.POL, Danlanal Tahuna Letkol Laut (P) Sobarudin, M.Tr. Hanla, Kepala Kejaksaan Negeri Tahuna Yunardi,SH,MH dan tim PPKM.

Usai kegiatan, dilakukan apel konsolidasi yang dipimpin oleh Dandim 1301 Sangihe pada pukul 22.22 Wita.

Pos terkait