Jadi Landmark Pendukung Kota Wisata Dunia, Senduk: Taman I Love Tomohon Perlu Direnovasi

  • Whatsapp

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Mengisi week end, Wali Kota Tomohon Caroll JA Senduk, SH – Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut, SE (CSWL) meninjau Penataan Pusat Kota Tomohon, Sabtu (14/8) pagi.

Turut meninjau Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, Wakil Ketua DPRD Drs. Johny Runtuwene, DEA dan Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, SE. ME,

Bacaan Lainnya

Dikatakan Wali Kota peninjauan dilaksanakan dalm rnagka mendukung dan merealisasikan salah satu misi Pemerintah Kota Tomohon yaitu “Menjadikan Tomohon sebagai Kota Wisata Dunia.”

“Sebagai Kota Wisata, selain pesona alam yang merupakan destinasi wisata utama, landmark memegang peranan yang besar city branding,” terang Senduk.

Menurutnya, segmen pariwisata merupakan produk rekreasional yang mengandalkan keunikan suatu tempat.

“Keberadaan landmark pada suatu kawasan menimbulkan keunikan sehingga meningkatkan nilai kekhasan (distinctiveness) suatu kota,” tukasnya.

Baca Juga:  Caroll Sebut Pada Dasarnya Gereja dan Pemerintah Hadir untuk Melayani

Lanjutnya, nilai keunikan tersebut pada akhirnya akan mempengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih tempat wisatanya.

“Taman I LOVE TOMOHON yang sudah ada di pusat Kota Tomohon merupakan salah satu pendukung untuk mewujudkan misi tersebut,” ucapnya.

Oleh karena itu, imbuhnya, perlu direnovasi atau dibangun kembali agar tetap terjaga keindahan Taman tersebut dan tetap memberikan manfaat (outcome) pada masyarakat Kota Tomohon.

Taman ini, kata Wali Kota, akan berfungsi ganda, baik sebagai Ruang Terbuka Hijau, sebagai ruang publik dan juga sebagai landmark Kota. Karena taman ini berada di pusat Kota dan berada pada lahan Sinode GMIM maka Pemkot telah menandatangani MOU Pemanfaatan Lahan dan saat ini mulai di realisasikan.

“Terima kasih kepada Ketua BPMS GMIM bersama seluruh warga GMIM yang turut memberi sumbangsih kepada Pemkot Tomohon dalam hal penataan Kota yang nantinya juga dapat digunakan oleh seluruh msyarakat termasuk warga GMIM sendiri,” kata Senduk.

Katanya lagi, tahun depan lokasi ini akan direncanakan menjadi Pusat Kuliner dan Ole-Ole khas Kota Tomohon.

Baca Juga:  Wujud Empati, CSWL Sambangi Rumah yang Terbakar di Kamasi Satu

Selain itu juga dapat berfungsi sebagai ruang publik, taman publik, ruang bermain anak, ruang ramah lansia dan sebagian menjadi lahan parkir kota, ini sudah dibicarakan bersama pihak sinode, lahan tetap milik sinode.

“Pemkot membangun fasilitas sarana prasarananya dan nantinya akan dihibahkan pada sinode,” katanya.

Lanjutnya, hal itu salah satu bentuk Sinergitas antara Pemerintah dan Gereja dalam menunjang program-program prioritas pemerintah yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Tomohon.

“Di samping itu Pemkot juga telah meninjau bersama pihak GMIM untuk penyediaan Rumah Singgah bagi yang akan melaksanakan Isolasi Mandiri (Isoman) karena Covid-19,” tukasnya.

Pihak Sinode bersedia membantu pemkot melalui pemanfaaran asrama mahasiswa UKIT untuk Isoman C-19. Dalam waktu dekat akan segera di realisasikan pengoperasian Rumah Singgah tersebut.

Pos terkait