PPKM Sulut Diperpanjang, Ini Kata Gubernur Olly

  • Whatsapp

Manado, MANADONEWS –
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang.

Di Sulawesi Utara (Sulut), menurut Gubernur Olly Dondokambey, akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

“Ikuti saja pusat kalau kebijakannya begitu, (PPKM) diperpanjang sampai 20 September 2021,” ujar Gubernur Olly di Lobi Kantor Gubernur Sulut, Rabu (8/9).

Saat ini, kata gubernur, PPKM level IV di Sulut menyisakan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

“Sulut ini dikatakan penurunan Covid-19 turun level III. Ada Bolmong level IV karena adanya perbandingan kasus terpapar dengan jumlah testingnya sedikit sehingga pusat masih melihat tinggi,” terangnya.

Gubernur Olly pun mengingatkan kembali kepada masyarakat Sulut untuk memperhatikan protokol kesehatan.

“Kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai Covid-19. Harus protokol kesehatan dijalankan,” imbuhnya.

“Ekonomi boleh berjalan tapi kesehatan harus jadi prioritas,”  pungkasnya.

Diketahui, pemerintah pusat memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM di luar Jawa & Bali hingga 20 September 2021.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam keterangan pers virtual, Senin (6/9/2021).

Baca Juga:  Kasdam XIII/Merdeka Pimpin Sidang Penerimaan Calon Tamtama TNI-AD TA 2019

Menurut dia, terdapat penurunan jumlah kabupaten/kota yang mengalami penurunan level PPKM dari level 4 ke level 3, yaitu dari 34 menjadi 23.

Sementara itu, jumlah provinsi yang melaksanakan PPKM Level 4 juga menurun dari tujuh provinsi menjadi dua provinsi, yaitu Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Pemerintah memutuskan untuk perpanjangan (PPKM) 7-20 September,” ujar Airlangga.

Daerah-daerah yang yang melaksanakan PPKM Level 4 itu antara lain Kota Banda Aceh (Aceh), Kota Palangkaraya (Kalimantan Tengah), dan Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara).

(Youngky)

Pos terkait