Berita TerbaruBerita UtamaTomohon

Praktisi Digital Forensik Sebut Tuduhan Pemkot Berbohong soal Internet Gratis Tak Mendasar

×

Praktisi Digital Forensik Sebut Tuduhan Pemkot Berbohong soal Internet Gratis Tak Mendasar

Sebarkan artikel ini
Foto: ilustrasi/Ist

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Adanya pemberitaan salah satu media online beberapa hari lalu yang bertendensi ‘tuduhan’ ke pihak Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) yang dinilai berbohong terkait pengadaan internet gratis di seluruh kelurahan sebagaimana yang dijanjikan saat Launching bulan April silam, mendapat tanggapan dari Staff Khusus Wali Kota Bidang IT Quido Conferti Kainde, ST, MM, MT, CHFI MOS.

Kepada manadonews.co.id, Minggu (5/12/2021), Praktisi Digital Forensik itu menjelaskan, pengadaan jaringan internet gratis sebagai bagian substansial dari program Smart City sama sekali tidak seperti yang ‘dituduhkan’ sebagaimana yang diberitakan.

MANTOS

“Yang benar adalah jaringan internet gratis telah terpasang di 43 Kelurahan,” terangnya.

Pembuktiannya, kata Kainde, warga bisa ke kantor Kelurahan dan sambungkan wifi.

“Masyarakat yang ingin mempeoleh pelayanan administrasi seperti SLOATH Dukcapil, pun akan sekolah yang ingin daring, bisa ke Kelurahan,” tukasnya.

Ia pun menyesalkan jika ada pernyataan dalam pemberitaan yang terkesan destruktif dan tak mendasar.

“Seharusnya memberikan pernyataan, pertama harus didasari oleh fakta dan disertai data yang valid. Kedua, jauh lebih terhormat apabila menyampaikan pendapat atau aspirasi menggunakan konsep berpikir yang konstruktif,” tandasnya sambil mengirimkan data Kelurahan dengan jaringan wifi yang sudah terpasang.

Apa yang diberitakan, lanjutnya, secara terbuka memperlihatkan semangat beropini di atas fondasi ‘negative thinking.’

Pemikiran demikian, sejatinya, hanya melahirkan informasi hoax yang menyesatkan dan kesannya sangat tendensius.

Menurut Kainde, pernyataan yang sudah melalui pengumpulan data lapangan dipastikan akan jauh berbeda seperti yang termuat dalam pemberitaan.

“Pastinya, kami (saya dan stafsus lainnya) dalam kepemimpinan Pak Wali Caroll Senduk dan Wawali Pak Wenny Lumentut akan terus berupaya memberikan kontribusi inovasi berbasis TIK dalam pelaksanaan visi misi CSWL dan semua program prioritas khususnya program Tomohon smart city guna pelayanan masyarakat yang merata dan hebat” ucapnya.

Dengan kata lain, tanpa bermaksud menyindir, Kainde mengajak siapa saja yang ingin mengungkapkan kebenaran, sebaiknya jangan berdiri di atas rel ‘asumsi’ semata.

“Bukankah manusia diberi akal budi yang memampukan setiap individu untuk berpikir, bersikap dan bertindak obyektif dan didukung oleh data dan fakta?” kuncinya.

Yunita Rotikan

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop