Rio Dondokambey di Penutupan Pemagangan Dalam Negeri DPSP 2021: Jadi Pribadi dengan Attitude Jempolan

  • Whatsapp

Manado, MANADONEWS – Pemagangan Dalam Negeri Destinasi Pariwisata Super Prioritas 2021 resmi ditutup, Selasa (7/11) di Hotel Sintesa Penisula Manado.

Program merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan. Khususnya menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai dengan pasar kerja.

Untuk Sulawesi Utara (Sulut) diikuti 140 peserta yang mendapatkan pengalaman kerja pada dunia kerja yang sesungguhnya. Membentuk sikap mental, perilaku kerja serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” katanya.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Utara (Sulut) yang hadir pada kesempatan itu mengungkapkan, dengan selesainya pemagangan DPSP menjadi ekspektasi bagi yang telah selesai.

“Telah mendapat pengalaman kerja dalam dunia kerja yang sesungguhnya. Telah memiliki kemampuan kerja, sikap, mental, dan perilaku yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja; dan telah menjadi SDM-SDM pariwisata yang handal,” tutur Rio.

Sosok Ketua KNPI Sulut ini menyebut, SDM-SDM handal dalam industri pariwisata memang menjadi syarat mutlak. Tidak terkecuali bagi Sulawesi Utara yang selalu menjadikan industri pariwisata sebagai prioritas.

Baca Juga:  Pengucapan Syukur Minahasa, JWS Open House di Koka, Ivansa di Kinali

Dalam langkah membangkitkan sektor pariwisata saat ini, peran dan dukungan SDM-SDM pariwisata yang sarat pengalaman, memiliki kemampuan kerja, serta memiliki sikap, mental, perilaku yang baik dan sesuai, sangat diharapkan.

“Saudara-Saudara yang baru menyelesaikan Pemagangan ini, adalah yang akan ikut menentukan kemajuan industri pariwisata di masa datang,” ujarnya.

Dia berpesan kepada peserta untuk terus meningkatkan kapasitas, menambah pengalaman kerja, dan teruslah berupaya menjadi pribadi dengan attitude jempolan.

“Harapan saya, keluaran dari pemagangan ini akan memberikan pengaruh terhadap pembangunan yang sedang diupayakan Pemerintah di KEK Likupang. Memberikan dampak baik bagi pemulihan dan perkembangan DPSP di wilayah Sulawesi Utara,” bebernya.

Nantinya, lanjut Rio, akan turut mempermudah pelaku pembangunan pariwisata di daerah dalam mempromosikan destinasi wisata. Sehingga mampu meningkatkan perekonomian Sulawesi Utara.

“Harus tertanam dalam benak, bahwa kita adalah SDM-SDM unggul yang terus berkeinginan menjadi SDM-SDM yang lebih unggul lagi, untuk mendukung dan memajukan sektor pariwisata di daerah ini,” pungkasnya.

Kepala Disnaker Sulut Erny Tumundo membeberkan, selama lima bulan para peserta ditempa dibimbing dan dibina. “Membangun karekter kerja. Bukan hanya pengetahuan saja, teapi ketereampilan dan skill. Bagaimana memiliki karakter kerja yang tinggi,” kata dia.

Baca Juga:  Pergub Nomor 8 Tahun 2020 Pertegas Tidak Ada Penutupan Jalan

Dia mengatakan, pemerintah berkewajiban mempersiapkan pelaku kerja agar memiliki kompetensi. Seorang pekerja, lanjutnya harus memiliki tiga unsur. Unsur pengetahuan, keterampilan dan etitut.

“Kalau hanya salah satu, itu belum berkompeten. Jadi kita terus mendorong tenaga kerja selain keteranpolan, sesungguhnya karakter kerja,” tandasnya.

Perwakilan Kementrian Tenaga Kerja Wahyuni Suciati S.Sos selaku Kasubbag TU Stankomproglat Ditjen Binalavotas, Kadisnaker Manado diwakili Kabid Pelatihan Audy Kalumata, Wakil Ketua PHRI Sulut I Putu Anom. (Youngky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *