Ferdinand Mewengkang kepada ASN: harus Patuh, tidak Membuat Postingan Provokasi

Airmadidi, Manadonews.co.id – Penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah kewenangan dari suatu pimpinan daerah. Pun begitu di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Namun, beberapa waktu ini mutasi salah satu ASN di Dinas Pendidikan Kabupaten Minut menuai sorotan dari sejumlah kalangan. Pasalnya, disinyalir ASN tersebut dimutasi buntut dari postingannya di sosial media.

Bacaan Lainnya

Terkait hal tersebut, mantan birokrat handal Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Ferdinand Mewengkang, saat dimintai tanggapan menegaskan kalau mutasi ASN merupakan hal yang biasa dalam menunjang program pemerintah.

Foto Ilustrasi

“Mutasi birokrat itu hal biasa, ASN siap ditempatkan di mana saja, sesuai dengan pernyataan yang ditanda-tangani pada saat CPNS. Marwahnya harus ke situ, itu salah satu persyaratan saat menjadi ASN. ASN juga harus patuh terhadap petunjuk atasan,” tegas Mewengkang yang sekira delapan tahun menjabat sebagai Kepala Biro Kepegawaian Daerah Pemprov Sulut, Kamis (10/03/2022).

Baca Juga:  ADVETORIAL: Gantikan Hanny Tambani, Max Wurarah Plt Kadis Kominfo Minut

Saat ditanyai terkait sikap ASN dalam bersosial media, Ferdinand Mewengkang yang juga pernah menjabat Asisten III Pemprov Sulut ini juga menegaskan kalau ASN dalam bersosial media harus memperhatikan norma, serta tidak memuat postingan yang bersifat provokasi.

“Bijak lah dalam bersosmed, karena ASN itu melekat dengan aturan, apalagi saat ini sudah ada UU ITE,” tukas mantan Ketua Komisi I DPRD Sulut ini.

(***ChaeRepie)

Pos terkait