JAKARTA, MANADONEWS.CO.ID – Kota Tomohon menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kategori realisasi peningkatan tertinggi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tahun 2020 ke 2021 untuk Kategori Kota.
Pemberian penghargaan merupaan rangkaian dari acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2022 dengan tema “Percepatan Realisasi APBD dan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri,” yang diselenggarakan di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2022).

Terdapat empat kategori penghargaan yaitu realisasi PAD tertinggi, realisasi belanja daerah tertinggi, realisasi peningkatan PAD tertinggi dan program taspen (Taspen Award).
Setiap kategori diberikan masing-masing kepada lima pemerintah provinsi, lima pemerintah kabupaten dan lima pemerintah kota.
Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan uang merupakan darahnya sebuah organisasi sehingga organisasi tidak akan berjalan jika tidak ada uang.
“Namun demikian, uang yang dimiliki harus direalisasikan dengan baik dari tahap perencanaan, penyaluran dan pertanggungjawabannya sehingga organisasi bisa berjalan secara berkesinambungan dan baik,” terang mantan Kapolri itu.
Lanjut Mendagri, sesuai data Laporan Realisasi Anggaran (LRA), tahun 2020 sebesar Rp37,07 miliar meningkat menjadi Rp59,7 miliar di tahun 2021 (meningkat 60 persen).
“Realisasi pajak daerah tahun 2020 Rp21,06 miliar meningkat menjadi Rp25,48 miliar di tahun 2021 (meningkat 20,96 persen), dan retribusi daerah tahun 2020 di angka Rp7,7 miliar terjadi meningkat signifikan di tahun 2021 menjadi Rp29,73 miliar (naik 282 persen),” urainya.
Kota Tomohon sendiri mengalami progres peningkatan sebesar 60% dari realisasi tahun 2020 ke 2021.
“Terima kasih kepada seluruh ASN, para kepala organisasi perangkat daerah atas kerja samanya sehingga meraih penghargaan ini,” tutur Wali Kota Caroll Senduk.
Harapannya penghargaan ini menjadi momentum bersama dalam meningkatkan PAD di tahun-tahun selanjutnya.
“Terlebih saat ini dengan kondisi pandemi COVID-19 yang sudah melandai sehingga kondisi ekonomi mulai membaik, sektor pariwisata kembali berangsur pulih maka PAD harusnya dapat meningkat,” katanya.
“Tentunya penghargaan ini harus mendorong kita untuk dapat meningkatkan PAD di tahun selanjutnya terlebih dengan melandainya kasus Covid19,” imbuh Wali Kota.
Turut hadir Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fathoni, Direktur Utama PT. Taspen A.N.S Kosasih dan kepala daerah provinsi, kabupaten/kota.
Sementara Wali Kota turut didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Drs. Gerardus E. Mogi, MAP dan Kepala Bidang Akuntansi Cristofel S. Manangka, SE. (Advertorial)












