Manado – Sebanyak 2.416 patok batas yang nantinya harus dijaga Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani yang bertugas di 29 pos.
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani Letkol Arm Edi Yulian Budiargo S.Sos., M.Han kepada Manadonews.co.id,Minggu (5/6/2022) via pesan berbasis data what’s up menyampaikan Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Tarik Bogani yang berjumlah 450 person akan menjaga perbatasan meliputi tiga kabupaten wilayah Timur Kalimantan Barat yakni Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Sanggau yang nantinya akan dibagi menjadi 29 pos penjagaan disepanjang perbatasan.
“Nantinya dalam satu pos akan diisi 13-16 prajurit Armed sedangkan untuk pos Kotis Nanga Badau berjumlah 55 personil dan pos Kout Sintang 25 personil,” kata Dansatgas.
Menurut pria yang telah bertugas selama 1 tahun sebagai Danyon Armed 19/105 Tarik Bogani menjelaskan terdapat 2.416 patok perbatasan yang tersebar dari Badau sampai ke Sanggau dengan rincian patok tipe B sebanyak 8 patok,tipe sebanyak 56 patok dan tipe D sebanyak 2.352 patok
Masing masing patok ini memiliki ukuran dan jarak yang berbeda tipe B jaraknya kurang lebih 50 KM, tipe C jaraknya kurang lebih 5 KM kemudian untuk tipe D berjarak kurang lebih 25 sampai dengan 300 Meter.
“Seluruh patok tersebut akan kami jaga dengan melakukan patroli guna memastikan titik koordinatnya tidak bergeser,rusak atau pun hilang,” tukasnya.
(Regina.TS)












