Disebut Olly Dondokambey Pengganti Alm Herson Mayulu, Ini Profil Djenri Keintjem

Manado, MANADONEWS –
Djenri Alting Keintjem. Politisi tulen PDI Perjuangan ini berpeluang kembali ke Senayan, Jakarta.

Djek demikian nama jargon hampir pasti mentas kembali di panggung politik kancah nasional.

Hal ini setelah namanya disebut Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey untuk menggantikan Alm Haji Herson Mayulu (H2M) di DPR RI.

“Djenri Keintjem,” kata Olly Dondokambey yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, kepada wartawan di Manado, Rabu (15/6).

H2M meninggal dunia bulan lalu, sehingga PDIP akan mengusulkan Pergantian Antar Waktu (PAW).

Dengan diusulkan nama Djenri Keintjem, maka akan jadi kali kedua bagi Pria asal Sonder Minahasa ini jadi Anggota DPR RI lewat mekanisme PAW.

Djenri Keintjem sebenarnya sudah merasakan kursi empuk DPR RI. Ia berkiprah di Senayan, ketika Olly Dondokambey mengundurkan diri dari DPR RI, sebagai persyaratan mengikuti Pilkada Gubernur tahun 2015.

Djenri Keintjem Caleg dengan Perolehan suara berikutnya diusulkan PDIP menggantikan Olly Dondokambey.

Selang 2015 hingga 2019, Djenri Keintjem menjadi Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara.

Baca Juga:  AARS Sampaikan Program Kerja kepada Komisi Remaja

Djenri Keintjem pun menjajal kembali Pemilihan DPR RI tahun 2019.

Hasilnya dari 6 Caleg PDIP, Djenri Keintjem ada di urutan ke-5 perolehan suara terbanyak.

Dari 6 Caleg PDIP, 3 di antaranya lolos ke Senayan, yakni Adriana Dondokambey, Herson Mayulu, dan Vanda Sarundajang.

Pintu Djenri Keinjtem berkancah di Senayan sepertinya sudah tertutup, namun kesempatan pun datang. PDIP kini menyiapkan mekanisme PAW untuk mengganti almarhum H2M.

Kesempatannya terbuka setelah Jantje Wowiling Sajow, Caleg PDIP dengan perolehan suara terbanyak berikutnya sudah pindah ke Golkar.

Djenri Keinjtem juga bukan tanpa tantangan, politisi PDIP ini dihantam isu negatif, menyangkut kesehatan dan keaktifannya di partai. Namun, ia tak mau berkomentar lebih, menyerahkan sepenuhnya ke keputusan PDIP.

Sebelum berkarir di Senayan, Djenri Keinjtem merupakan Anggota DPRD Sulut.

Ia berkiprah di Gedung Cengkih (sebutan Kantor DPRD Sulut) sejak tahun 1999 hingga 2014.

Tiga periode berturut-turut Djenri Keinjtem Lolos ke Gedung Cengkih.

Sosok Master Hukum ini juga merupakan politisi yang garang di DPRD Sulut. Seringkali bersuara lantang dan pedas melontarkan kritik ke pemerintah.

Baca Juga:  Sulut United Perkenalkan 4 Rekrutan Baru

PDIP menjadi satu-satunya Partai politik tempatnya bernaung.

Karirnya sebagai kader bahkan dimulai dari saksi partai, merangkak dari tingkat kecamatan, hingga mencapai posisi Sekretaris DPD PDIP Sulut tahun 2005.

Jabatan terakhirnya di partai sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Sulut tahun 2010. Setelahnya di kepengurusan yang baru, nama Djenrie Keintjem tak lagi muncul.

(Youngky)

Biodata

Nama : Djenri Alting Keintjem

TTL : Sonder, 10 Agustus 1963

Karir Politik :

– Anggota DPRD Sulut 1999-2004

– Anggota DPRD Sulut 2004-2009

– Anggota DPRD Sulut 2009-2014

– Anggota DPR RI 2014-2019

Riwayat Organisasi Partai

– Saksi TPS PDE Pemilu 1982, 1987, 1992

– Ketua Panitia HUT PDIP Nasional, Manado, 2002

– Ketua BP Pemilu PDIP Sukut 2003-2010, 2010-2014

– Anggota BP Pemilu PDIP Pusat 2008-2009

– Ketua Tim Pemenangan Pilgub Sulut, 2005

– Ketua Tim Pemenangan Pilkada Minahasa, 2012

Riwayat Struktur Partai

– Komisaris Kecamatan Sario PDIP Pro Mega, 1998

– Pengisian Lowong Wasek PDI Perjuangan Sulut, 1998

Baca Juga:  Gubernur Olly Apresiasi Semua Pihak Serius Tangani COVID-19

– Sekretaris DPD PDIP Sulut, 2000

– Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, 2005

– Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, 2010

Pendidikan

– SD GMIM Sonder, Minahasa (1976)

– SMP Negeri Sonder, Minahasa (1980)

– SMA Negeri 1 Manado (1983)

– Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (1998)

– Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (2007)

Pos terkait