TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Aditya Seliang turut berbela rasa di Kelurahan Tapuang atas musibah yang di alami Keluarga Kawinda-Makapedua.
“Setiap manusia tidak ada yang mengingikan peristiwa seperti ini terjadi, pastinya di balik semua ini ada hikmah untuk di petik,” ungkapnya.
Atas peristiwa kebakaran rumah ini ia ikut prihatin dengan turun langsung melihat kondisi rumah keluarga Kawinda-Makapedua di Tapuang.
“Untuk tujuan kemanusiaan pasti semua orang akan merasa ibah atas peristiwa ini,” ujar Ketua DPC BMOD Kab Sangihe.
AJS memberi bantuan berupa bahan bangunan untuk keluarga Kawinda-Makapedua sebagai bentuk bela rasa dirinya Kamis (28/07/2022).
Informasi yang di terima manadonews dari Polres Kepulauan Sangihe peristiwa kebakaran di duga akibat ledakan konvor.
“Selasa (26/07/ 2022) Sekira pukul 07.00 Wita telah terjadi peristiwa kebakaran rumah di keluarga Kawinda-Makapedua,” jelas Salindeho.
Lanjut Ipda Budiyanto Salindeho akibat peristiwa tersebut mengakibatkan rumah Keluarga Kawinda-Makapedua mengalami kerusakan.
“Pemilik rumah Johanis Makawinda bersama istrinya berada di dalam rumah dengan posisi berada di dapur sedang menemani istrinya menanak air,” jelasnya.
Setelah itu istrinya mengambil air yang sudah mendidih dan konvor pada saat itu di ketahui sudah dalam keadaan mati.
“Namun istri dari Johanes Makawinda menambah minyak tanah lagi di dalam konvor sebanyak satu liter,” lanjut Salindeho dalam kronologi kebakaran.
Pada saat mengisi minyak tanah sebanyak 1 liter konvor yang di gunakan tersebut masih dalam keadaan panas.
“Durasi 2 menit dari istri korban menambah minyak, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang asalnya berasal dari konvor yang di gunakan menanak air,” lanjutnya.
Akibat peristiwa tersebut keluarga mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
“Kerugian akibat musibah yang menimpah Keluarga Makawinda-Makapedua di taksir Rp 200.000.000,” pungkas Salindeho.












