Kasus Gigitan Anjing Tergolong Tinggi, Warga Minahasa Diminta Waspada

TONDANO, MANADONEWS.CO.ID – Kadis Kesehatan Minahasa dr. Olviane Rattu mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kasus gigitan anjing yang mengalami peningkatan jumlah.

Dijelaskannya, tercatat hingga bulan September tahun ini sudah 600 kasus gigitan anjing.

Bacaan Lainnya

“Jumlah itu hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah yang mendapat vaksinasi rabies yakni 382 kasus,” ujarnya.

Diakuinya dari jumlah kasus gigitan ajing itu, tidak tidak semua terinfeksi, tapi tetap masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan termasuk yang memelihara anjing.

“Sebab penyebab anjing menggigit, kata Rattu, tidak dirawat dengan baik, tidak dikasih makan dan tidak divaksin,” ungkapnya.

Bagi warga yang kena gigitan anjing, lanjutnya, pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah cuci gigitan dengan air mengalir menggunakan sabun banyak sampai air liurnya hilang.

“Karena virusnya berada di air liur,” terangnya.

Kalau gigitan mengakibatkan luka robek, bisa langsung ke Puskesmas terdekat atau datang langsung di IGD.

“Ketersediaan vaksin di Kabupaten Minahasa selai di Dinas Kesehatan, ada di Puskesmas Walantakan, Puskesmas Tompaso, Puskesmas Sonder, Puskesmas Lolah, Puskesmas Pineleng,” tuturnya.

Baca Juga:  Alami Kecelakaan, Mobil Sat Pol PP Lukai Belasan Siswa

Pos terkait