Kata RD, Tim Sosialisasi Stunting Harus Lebih Kreatif dan Inovatif

Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey saat memberikan sambutan sekaligus memberikan penekanan terkait pentingnya menangani Stunting secara bersama - sama

TOMBARIRI, MANADONEWS.CO.ID – Wakil Bupati Minahasa Dr (HC) Robby Dondokambey, S.Si, MM menyampaikan penanganan stunting membutuhkan semangat yang lebih inovatif dan kreatif dalam melakukan sosialisasi seluruh tim penyuluh Keluarga Berencana (KB).

“Tujuannya, pesan komunikasinya sampai ke masyarakat untuk kemudian mereka boleh diterapkan dalam praksis hidup harian,” tukas Wabup Robby Dondokambey saat hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Ny, Martina Dondokambey – Lengkong, membuka Kegiatan Penyuluhan Program KB Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Balai Desa Lemoh Kecamatan Tombariri Timur, Rabu (14/9/2022). .

Bacaan Lainnya

Kepemilikan edukasi yang menyeluruh para ibu, kata RD, sangat membantu dalam mencegah stunting.

Terkait kegiatan penyuluhan ini, katanya, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua.

“Serta kader kelompok Bina Keluarga Balita untuk mengasuh serta membina tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Baca Juga:  RD: Saya Yakin Basoka Bekerja Nyata

Upaya peningkatan yang dimaksud, lanjutnya, berupa kegiatan kegiatan stimulasi fisik, mental, intelektual, emosional, spiritual, sosial dan moral.

Ia menekankan penanganan stunting dan program keluarga berencana adalah tugas bersama.

“Sehingga semuanya harus saling mendukung, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan, sehingga muncul keluarga yang kuat dan berdaya,” tandas RD.

Turut hadir Kadis PP dan KB Syultje Panambunan, SE, MAP (sekaligus sebagai narasumber), Camat Tombariri Timur Sonny Sania, SH, unusr Muspika, Para Hukum Tua, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pos terkait