Conny Tidajoh Tampilkan SIMPEDAF di Expo Aksi Perubahan Kinerja Organisasi PKA Angkatan II

Manado, MANADONEWS –
Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menampilkan aksi perubahan.

Expo Aksi Perubahan Kinerja Organisasi PKA Angkatan II yang diikuti 25 pejabat administrator Pemprov Sulut berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin Kota Manado, Selasa (27/9/2022).

Satu di antaranya, Conny Tidajoh. Pejabat administrator yang saat ini menjabat Kepala Bidang Perbendarahan di Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Sulut ini menampilkan aplikasi. SIMPEDAF.

SIMPEDAF merupakan Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan DAK Fisik. Di mana dijelaskan Conny Tidajoh, aplikasi ini akan mempermudah dalam mengawal penyaluran Dana Alokasi Khusus.

“SIMPEDAF dipersiapkan untuk mengawal penyaluran DAK. Baik itu dana pendidikan, kesehatan dan dinas terkait lainnya,” tuturnya.

Dia menjelaskan, DAK Fisik merupakan dana yang dialokasikan dalam APBN kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

“SIMPEDAF hadir untuk mengawal. Mempertimbangkan kedudukan DAK Fisik dalam komposisi APBD dan menjadi instrumen penting pemerintah untuk mencapai prioritas nasional. Maka diperlukan pengelolaan secara tertib, taat pada peraturan peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab,” jelasnya.

Baca Juga:  Bersama Keluarga Bupati Minahasa Ibadah Minggu via Live Streaming

Menurutnya, peran pemerintah daerah dalam pengelolaan DAK Fisik perlu dioptimalkan. Sehingga realisasi anggaran dan output bisa tercapai.

“BKAD Provinsi Sulawesi Utara memiliki salah satu tugas memberikan dukungan atas penyelenggaraan pemerintah di bidang pengelolaan keuangan daerah. Dalam hal ini pelaksanaan APBD termasuk pengelolaan DAK Fisik,” pungkasnya.

Adapun Expo Aksi Perubahan Kinerja Organisasi PKA Angkatan II Provinsi Sulut Tahun 2022 dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut Praseno Hadi.

Mengawali sambutannya, Hadi mengatakan banyak selamat para peserta PKA Pemprov Sulut Angkatan II Tahun 2022.

Hadi mengakui adanya pendidikan, membuat seorang memiliki kompeten.

“Saya sangat setuju karena saya paling tidak percaya orang jadi pintar, ahli, teranpil dan kompeten tanpa melalui diklat (pendidikan dan pelatihan),” tuturnya.

Namun, apabila sudah mengikuti pendidikan tapi tidak menghasilkan itu yang dipertanyakan.

“Jadi evaluasinya setelah pendidikan. Merasa kompentensi tak meningkat, berarti sekolah ulang,” tuturnya.

Lebih jauh dikatakannya, proses pelatihan yang membutuhkan waktu tiga bulan, harus menghasilkan untuk mendukung visi misi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Baca Juga:  Utamakan Kualitas Produk, Kedai Teko Diminati Konsumen

“Memang melelahkan, tapi yakinlah ini bukan hanya untuk diri sendiri, peningkatan karir tapi untuk Pemerintah Provinsi karena ini ajanh mendukung visi dan misi pak gubernur dan pak wagub,” terangnya.

Di akhir sambutan, ia menitip pesan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, agar inovasi dari peserta PKA ini diimplementasikan di SKPD masing-masing.

“Apa yang kita peroleh dipraktekan dalam bekerja,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Sulut Roy Tumiwa dalam laporannya mengatakan aksi perubahan ini mengambil tema digital goverment. Oleh karenanya, mereka menghadirkan inovasi berbasis digital.

Ujar Tumiwa, 25 aplikasi yang ditampilkan peserta PKA ini bagian dari proses untuk memberikan kesempatan peserta menuangkan gagasan dan ide lewat aplikasi.

“Diharapkan para peserta PKA turut menyelesaikan suatu problem atau mencari suatu solusi atas permasalahan atau menjawab permasalahan kinerja di SKPD,” tuturnya.

Adapun para peserta ini tampil dengan mengenakan pakaian adat Sulut. Aksi perubahan ini juga diikuti pejabat teras Pemprov Sulut, peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKO) Provinsi Sulut.(*)

Baca Juga:  Covid-19 tak Menghentikan Seluruh Tugas-tugas Tata Kelola Pemerintahan

Pos terkait