Bersama Masyarakat Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed Bogani Masuk Hutan Mencari Warga yang Hilang

Pontianak, Manadonews.co.id – Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani terjun langsung membantu pencarian satu warga Desa Pulau Majang yang hilang saat hendak mencari kayu di dalam hutan perbatasan Indonesia-Malaysia, Selasa (18/10/2022), di wilayah Desa kekurak, Kecamatan Nanga Badau, kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

“Korban yang hilang tersebut adalah Alwi berusia 53 tahun yang hilang sejak Rabu (12/10/2022), pencarian sebelumnya sudah dilaksanakan oleh warga setempat beserta juga pihak keluarga dari korban yang hilang tersebut hingga akhirnya personel satgas juga ikut turun tangan membantu dalam proses pencarian tersebut”, kata Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos, M.Han dalam keterangan tertulisnya di Makotis Badau, Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Selasa (18/10/2022).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Penganiayaan Berlatarbelakang Cemburu, Teknik Dewa Pelaku Menjebak Korban

Dikatakannya, bahwa setelah mendapatkan informasi dan juga laporan dari masyarakat bahwa ada warga Desa Pulau Majang yang hilang, saya memerintahkan personel yang berjumlah 13 personel untuk membantu dalam kegiatan pencarian tersebut bersama dengan masyarakat desa.

“Kami juga mengikut sertakan personel kesehatan dan juga Dokter Satgas Letda Ckm Ekal untuk mengantisipasi apabila dalam pencarian tersebut terdapat masyarakat ataupun personel yang membutuhkan tindakan medis”, ujar Dansatgas.

Dijelaskan Dansatgas, berdasarkan kronologis kejadian yang diterima, Rabu (12/10/2022) sekitar pukul 11.00 WIB, Alwi dan Arpansi berangkat dari rumah menuju hutan untuk mencari kayu yang akan digunakan sebagai tiang untuk bubu (alat pencari ikan) dengan menggunakan sampan. Setelah itu saat hendak memotong kayu, Arpansi hendak memanggil Alwi yang saat itu berada dibelakangnya ternyata sudah tidak ada dan menghilang. Saat hari sudah mulai gelap Alwi tidak kunjung datang dan Arpansi terlebih dahulu kembali ke rumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

“Kami berharap dengan adanya bantuan dari personel satgas korban segera dapat ditemukan dan dapat segera dievakuasi menuju ke rumah korban”, pungkas Dansatgas.

Baca Juga:  Danrem Pribadi Jatmiko Cek Kesiapan 'Anak Buah' di Perbatasan

Ditempat terpisah, Dany keluarga dari korban berharap agar sejumlah pihak dapat membantu dalam pencarian terhadap Alwi yang sudah hilang sejak 7 hari yang lalu.

“Saya mohon doa dan bantuannya dari semua pihak dan juga bantuan dari bapak TNI personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani agar kakek saya segera ditemukan”, ucap Dany dengan penuh harap.

Hingga saat ini misi pencarian terhadap korban hilang tersebut masih terus dilakukan dan terus berupaya agar segera mendapatkan petunjuk dan hasil yang positif.

(*/Regina.TS)

 

 

Pos terkait