Keluar dari Permasalahan Hidup Belajar dari Kisah Perempuan Samaria

Manado – Setiap manusia pasti mempunyai masalah. Di Alkitab banyak kisah yang indah boleh menjadi cermin dari setiap permasalahan.

Termasuk cerita tentang percakapan Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria.

Bacaan Lainnya

Kisah menjadi indah karena Tuhan Yesus menawarkan air kehidupan bagi perempuan ini.

Demikian khotbah Pdt. Dr. Ventje Talumepa, M.Th, saat memimpin ibadah Minggu (23/10/2023) malam, di jemaat GMIM Imanuel Wanea.

Pembacaan Alkitab, Yohanes 4: 1-21, dengan topik ”Percakapan dengan perempuan Samaria”.

Adapun perjalanan panjang dari Yudea kembali ke Galilea, karena letih Yesus singgah di sebuah kota bernama Sikhar di Samaria. Di situ terdapat sumur tua Yakub.

Saat itu datanglah perempuan Samaria yang hendak menimbah air dan terjadilah percakapan yang mengubah kehidupan perempuan itu.

Percakapan ini tidak melibatkan orang lain. Yesus memperkenalkan siapa diriNya walaupun sempat ragu tapi perempuan itu mengakui Yesus sebagai nabi.

Baca Juga:  Menjelang Pemilihan Pelsus, Pendeta Hana Tamunu Ingatkan Pelayan jangan hanya Rajin di Tahun Awal Pelayanan

“Karena Yesus mengetahui kehidupannya dan dapat memberikan air hidup yang takkan membuat haus lagi,” jelas Pendeta Ventje Talumepa.

Arti air hidup adalah Roh menurut (Yoh 7: 39), “Barang siapa menerima Roh Tuhan pasti semua masalah akan terselesaikan”.

Dengan kisah percakapan ini mari kita percakapkan dengan Tuhan semua persoalan kehidupan, dalam Tuhan pasti ada jalan keluar,” jelas Pdt Ventje.

Yesus adalah Allah yang tahu segalanya, seperti perempuan dengan tulus mengakui kehidupannya, begitupun manusia dengan tulus sampaikan persoalan kehidupan kepadanya.

”Biarlah air hidup terus mengalir dalam kehidupan kita untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain dan menghalau semua persoalan kehidupan kita”, pungkas Pendeta Ventje.

(JanesKoilam)

 

 

Pos terkait