Manado – Anggota DPRD Sulut, Ir. Julius Jems Tuuk, memberikan evaluasi atas penyusunan APBD 2023 oleh pemerintah daerah yang tidak kooperatif.
Hal ini disampaikan Jems Tuuk pada rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov di DPRD Sulut, Jumat (4/11/2022) pekan lalu.
“Saya sampai saat ini tidak mendapatkan data lengkap pencapaian pendapatan daerah, padahal sudah saya minta berkali-kali,” tegas Jems Tuuk.
Tuuk bahkan menyoroti tajam pencapaian yang disampaikan kepada DPRD tidak lengkap.
“Bahkan tidak mencantumkan besaran anggaran pendapatan yang didapatkan, termasuk jumlah kendaraan yang tidak membayar pajak,” tukas Jems Tuuk.
Legislator terbaik peraih penghargaan Forward’s Award ini, menegaskan bahwa data valid merupakan indikator utama kinerja.
“Kalau ditarik satu triliun, kasi data ke saya. Selama data tidak diberikan kepada kami, saya menilai badan ini tidak bekerja,” terang Jems Tuuk.
Sekretaris Provinsi Sulut, Praseno Hadi, berjanji akan melakukan peninjauan kembali dan mencoba untuk mengakomodir semua aspirasi dan usulan Badan Anggaran.
“Kita akan mengkaji lagi, dan melihat kemampuan keuangan daerah kita,” tutur Praseno Hadi.
(***/JerryPalohoon)












