Acara PPKD Dibuka Bupati Minahasa Selatan

AMURANG, MANADONEWS.CO.ID – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar SH (FDW), menghadiri dan membuka acara Penetapan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Minahasa Selatan yang dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Amurang, Jumat (02/12/2022).

Dalam sambutannya, Bupati FDW menyampaikan amanat Undang Undang Dasar jelas mengatakan pemerintah harus meningkatkan kebudayaan nasional di Indonesia.

“Jadi peran pemerintah adalah mengatur agar supaya kebudayaan yang ada di Indonesia itu terjaga, terpelihara dan berkembang,” tutur Bupati FDW.

FDW mengajak semua pihak bergandengan tangan mengembangkan budaya yang ada di Minsel.

“Saya berkeyakinan jika Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah ini ditetapkan maka Kebudayaan di Minahasa Selatan akan berkembang,” katanya optimis.

Dasar penyelenggaraan kegiatan adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 45 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan.

Keberadaan dokumen PPKD sangat penting dalam merumuskan strategi untuk memajukan kebudayaan daerah dari seluruh wilayah di indonesia termasuk kabupaten Minahasa Selatan.

Baca Juga:  ADVETORIAL: Pj. Sekda Rivino Dondokambey Hadiri Sosialisasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Launching SDI Kabupaten Minahasa Utara

Di samping itu, dokumen PPKD ini merupakan arah kebijakan pembangunan kebudayaan yang memungkinkan Kabupaten Minsel memperoleh bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) kebudayaan dari kementerian terkait.

Perealisasian DAK akan berdampak pada optimalisasi pembangunan daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat.

Hal ini sejalan dengan salah satu misi pemerintah daerah, yakni mewujudkan kemandirian ekonomi melalui sektor agribisnis dan pariwisata, sekalipun ditengah tantangan dan masalah krisis multidimensional yang terjadi secara global saat ini, yaitu pandemi covid-19 dan inflasi. 

Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Jani N. Lukas, S.Pi, M.Si, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 17 Sulawesi Utara Apolos Marisan, S.Sos, Arthur D. Tumipa, M.Ed., Asisten Administrasi Umum Setdakab sekaligus Plt. Kadis Dikbud Minsel Evert F. Kawalo, SE, Kadis Pariwisata Minsel Annita Mokodongan, M.HUM serta pemerhati budaya Roy Kumaat, S.Pd. (ADVERTORIAL)

Pos terkait