Babel Mempermalukan Bangsa Israel

Tombulu, Manadonews.co.id Tahun Baru 1 Januari 2023 disyukuri oleh jemaat GMIM Alfa-Omega Rumengkor melalui ibadah syukur, Minggu pagi.

Ibadah dipimpin Ketua BPMJ, Pdt. Yudha Kawengian, S.Th, mengambil pembacaan Alkitab, Yehezkiel 36: 22-38, dengan judul Pembaharuan Israel.

Bacaan Lainnya
Pujian Pendeta dan Keluarga

“Tahun baru memulai pengharapan baru dan melepaskan bebas masa lalu terutama beban dosa,” jelas Pendeta Yudha.

Bangsa Israel pada zaman nabi Yehezkiel berada dalam pembuangan di Babel. Yerusalem tinggal reruntuhan menjadi tandus.

Sepertinya Babel telah mempermalukan bangsa Israel.

Guru dan Anak-anak Sekolah Minggu

“Allah melalui nabi Yehezkiel datang untuk memulihkan bangsa Israel,” tambah Pendeta Yudha.

Bangsa Israel harus mengubah pola pikir dan pola tindak kembali pada kekudusan. Tuhan memberikan hati yang baru.

Tindakan Allah sebagai wujud cinta kasih. Bangsa Israel menjadi tahir dan dipulihkan atas inisiatif Tuhan Allah.

Baca Juga:  Selasa Besok, Ivone Bentelu Mendaftar di PDI Perjuangan Sulut

Allah meyakinkan umatNya menjalani kehidupan yang baru yang dipulihkan penuh sukacita.

Sambutan Gubernur dibacakan Hukum Tua Rumengkor Dua Djonnie Mingga

“Pesan sukacita nabi Yehezkiel diimplementasikan jemaat Tuhan melalui hidup penuh kasih, mengampuni dan meninggalkan dosa. Hidup rukun dan damai,” terang Pendeta Yudha Kawengian.

Turut hadir, Pdt. Hana Ireine Tamunu, S.Th, Pdt. Marthen Sendow, M.Th, Badan Pekerja, Pelayan Khusus, serta jemaat Kolom 1 hingga 16.

(JerryPalohoon)

Pos terkait